Razia Tambang Liar Belo Laut Diduga Bocor, Polisi Hanya Amankan 3 Unit Mesin

Chairul Aprizal    •    Senin, 15 November 2021 | 04:13 WIB
Lokal
Penertiban tambang timah liar di hutan bakau Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok.(iat)
Penertiban tambang timah liar di hutan bakau Desa Belo Laut, Kecamatan Muntok.(iat)

MUNTOK,www.wowbabe.com -- Sejumlah aparat Polres Bangka Barat dikerahkan untuk menertibkan aktivitas tambang liar di kawasan hutan bakau Dusun III Desa Belo Laut Kecamatan Muntok, Minggu (14/11/2021). 

Penertiban dipimpin langsung Kabag Ops Polres Bangka Barat  Kompol Evry Susanto. Namun sayangnya, saat petugas tiba di lokasi, para penambang liar sudah kabur. Diduga razia kali ini bocor. 

"Kita melaksanakan operasi penertiban tambang ilegal di wilayah Belo Laut, kita masuk sudah pada kabur semua, tapi yang bisa kita amankan sekitar 3 mesin yang bisa kita bawa Polres, " kata Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Evry Susanto. 

Aparat kepolisian lagi-lagi tidak berhasil menyiduk penambang ilegal tersebut karena lebih gesit dan berhasil kabur.

Saat petugas melakukan razia, para penambang berhasil melarikan diri karena informasi terkait razia tambang ilegal diduga telah bocor. 

"Ini juga saya tidak tau bocor apa enggak ya, padahal kita udah diem-diem mengeluarkan seprint tapi bocor juga. Untuk penambang saat masuk sempet ada juga sempet lari, mungkin udah tau polisi mau datang, mereka lari ke hutan-hutan bakau," kata Kompol Evry. 

Kabag Ops menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan siap memberikan sanksi tegas kepada penambang yang masih membandel. 

"Untuk tiga mesin itu, akan menjadi barang bukti terus akan menindak lanjuti kepemilikannya dan akan mencari bahwa ada barang buktinyanya atau tidak. Namanya penertiban ya akan ditangkap jika masih berulah lagi," tukasnya.(rul/wb) 





MEDSOS WOWBABEL