Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas, Operasi Zebra Menumbing Dimulai Hari Ini

Firman    •    Senin, 15 November 2021 | 12:34 WIB
Lokal
Caption:  Apel gelar pasukan Operasi Zebra Menumbing tahun 2021 yang dipimpin langsung Wakapolda Brigjen (Pol) Umardani, di halaman Mapolda Babel, Senin (15/11/2021). (fn/wb)
Caption: Apel gelar pasukan Operasi Zebra Menumbing tahun 2021 yang dipimpin langsung Wakapolda Brigjen (Pol) Umardani, di halaman Mapolda Babel, Senin (15/11/2021). (fn/wb)

PANGKAPINANG, www.wowbabel.com -- Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Menumbing tahun 2021 yang dipimpin langsung Wakapolda Brigjen (Pol) Umardani, di halaman Mapolda Babel, Senin (15/11/2021).

Dalam sambutannya, Wakapolda menyampaikan pelaksanaan Operasi Zebra Menumbing dilakukan dengan tujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.

"Hari ini pelaksanaan Operasi Zebra Menumbing tahun 2021 resmi dimulai dan akan berlangsung selama 14 hari ke depan, hingga 28 November nanti," kata Umardani.

Selain itu dijelaskannya, pelaksanaan operasi ini dilaksanakan serentak, dan operasi ini juga dilakukan tidak hanya melibatkan personil kepolisian saja, tapi kita melibatkan unsur terkait di bidang perhubungan, seperti Dinas Perhubungan, dan Jasa Raharja.

"Harapan kita dengan adanya operasi ini kita bisa menciptakan kondisi lalulintas di wilayah hukum Polda Babel betul-betul kondusif, dan ini juga dalam rangka cipta kondisi sebelum masuk Natal dan tahun baru nanti," ungkap Umardani.

Sementara, Direktur Lalulintas Polda Babel, Kombes (Pol) Hindarsono juga menyampaikan, kalau operasi ini diutamakan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

"Jadi kita berharap dengan adanya operasi ini, bagi pengendara tetap mematuhi peraturan lalulintas, menggunakan helm untuk pengendara roda dua, menggunakan safety belt bagi pengendara roda empat.

"Apabila kita temukan adanya pelanggaran tidak menggunakan helm, pelanggaran kasat mata lah, kita akan tetap lakukan penertiban. Tidak kita membiarkan itu tidak boleh, yang mana kita tetap melakukan tindakan tegas humanis, kita mengedepankan kemanusiaan," ujar Hindarsono. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE