Iqbal: Kenaikan UMP Babel 2022 Masih Wajar

Firman    •    Rabu, 17 November 2021 | 21:40 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Himpi) Provinsi Bangka Belitung Muhammad Iqbal merespon baik kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022 menjadi 1,08 persen atau sekitar Rp Rp 34.000. 

Menurut Muhammad Iqbal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Bangka Belitung sebesar 1,08 persen tersebut masih wajar-wajar saja.

"Masih wajar kenaikan UMP Bangka Belitung 2022 di angka 1,08 atau Rp 34.000, karena kita masih dalam situasi Pandemi Covid-19," kata Muhammad Iqbal, Rabu (17/11/2021).

Iqbal menyampaikan, dengan kenaikan angka UMP menjadi 1,08 persen ini tidak sangat memberatkan para pengusaha.

"Dalam arti kata angka UMP Babel naik 1,08 persen ini, tidak terlalu memberatkan kita dari sisi pengusaha," imbuh Iqbal. 

Ditambahkan Iqbal saat ini kondisi perekonomian Bangka Belitung cukup baik bila dibandingkan dengan daerah lain di Pulau Sumatera. 

"Kita semua tahu untuk Provinsi Babel kondisi ekonominya pun juga naik, jadi kenaikan UMP 1,08 persen masih wajar lah," katanya. 

Iqbal juga berharap dengan kondisi ekonomi di Babel yang naik saat ini pemerintah juga jangan sampai lengah.

"Kita berharap pemerintah jangan sampai lengah, karena ekonomi kita meningkat, harga-harga komoditi juga tengah bagus-bagusnya, jadi pemerintah harus tetep menjaga kestabilan harga-harga komoditi dan harus ada kontroling biar harga tetap terjaga," tutur Iqbal. 

Ia juga berharap dengan kenaikan UMP Bangka Belitung para pekerja harus dapat mempertanggungjawabkan dalam setiap pekerjaan.

"Dengan kenaikan UMP ini para pekerja agar bisa mempertanggung jawabkan kenaikan UMP ini, dengan tidak mengabaikan tata kelola manajemen perusahaan,” kata Iqbal.

Sebelumnya Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan Upah Minimum Provinsi Bangka Belitung tahun 2022 mengalami kenaikan 1,08 persen atau sekitar Rp 34.000.

Kenaikan upah minimum provinsi (UMP) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tahun 2022 tersebut, setelah ditentukan Dewan Pengupahan, jika pada tahun 2021 UMP Babel sebesar Rp 3.230.023, sedangkan untuk tahun 2022 UMP akan naik 1,08 persen. 

Erzaldi Rosman, mengatakan berdasarkan hasil penghitungan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 Cipta Kerja (Ciptaker). 

"Kenaikan UMP tersebut, walaupun tidak besar, kenaikannya 1,08 persen. Sebelumnya kita sudah meminta masukan dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) meski kendati mereka belum setuju kami  tetap terus mencobanya," kata Erzaldi Rosman di Ruang VVIP Bandara Depati Amir, Rabu (16/11/2021). 

"Bahwa ini keputusan untuk semua, mari dipatuhi dengan segala kondisi sekarang ini," ujarnya. 

Diakui Erzaldi Rosman, memang saat ini pertumbuhan ekonomi di Babel sangat tinggi, tapi harus menekan inflasi, apalagi format ini sudah dimasukkan struktur format upah yang ada dalam Undang-Undang Cipta Kerja. 

"Tapi dalam waktu dekat ini, kami akan merumuskan  struktur dan skala upah, supaya akan lebih baik lagi," jelas Erzaldi Rosman.(fn/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE