Rusman Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Kebun

Firman    •    Jumat, 19 November 2021 | 15:24 WIB
Lokal
Anggota Polres Pangkalpinang saat melakukan evakuasi terhadap mayat Rusman.(ist)
Anggota Polres Pangkalpinang saat melakukan evakuasi terhadap mayat Rusman.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com - Warga Kelurahan Tuatunu Indah, Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang dibuat geger dengan adanya penemuan jasad seroang pria paruh baya, Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 23.30 WIB. 

Jasad pria yang diketahui bernama Rusman (65) warga Kelurahan Bukit Merapin, Kota Pangkalpinang terbujur kaku di sebuah pondok yang ada di kebun kawasan Jalan Raskin, Kelurahan Tuatunu Indah.

Mayat pria paruh baya tersebut pertama kali ditemukan oleh Bastian (24) yang merupakan rekan Rusman pada malam hari.

Pagi sekitar pukul 07.00 WIB, Bastian mendatangi pondok kebun milik Rusman di kawasan Bukit Merapin. Namun saat itu ia tidak menemukan Rusman. Bastian menduga Rusman belum datang ke pondok tersebut.

Pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB,  Bastian ditemani oleh rekannya bernama kembali mendatangi pondok milik Rusman, namun lagi-lagi Rusman tidak terlihat di pondoknya dan lampu penerangan pondok dalam kondisi gelap.

Selanjutnya sekitar pukul 23.00 WIB, Bastian kembali mencari Rusman lantaran seharian belum pulang juga ke rumah. Bastian menuju ke pondok kebun di kawasan Jalan Raskin, Kelurahan Tua Tunu. Saat tiba di lokasi Bastian melihat sepeda motor milik Rusman terparkir di bawah pondok. 

Betapa kagetnya Bastian saat melihat tubuh Rusman sudah tergeletak dalam pondok kebun dengan kondisi sudah tak bernyawa. Bastian langsung melaporkan hal itu kepada pihak keluarga dan polisi.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra saat dikonfirmasi, Jumat (19/12/2021) siang membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. 

Menurut  Adi Putra, diduga Rusman meninggal  dunia lantaran jatuh dan dari pemeriksaan Unit Inafis serta dokter Rumah Sakit Umum Daerah Depati Hamzah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan 

"Korban meninggal lantaran jatuh, diperkirakan meninggal 18 hingga 24 jam yang lalu, atas permintaan keluarga jenazah tidak dilakukan autopsi," tukas AKP Adi Putra.(fn/wb))




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE