Sembunyi Sepekan, Akhirnya Pelaku Penganiayaan di Bangka Ditangkap Polisi

Dwi H Putra    •    Jumat, 19 November 2021 | 13:12 WIB
Lokal
Caption: Topan Apriandi (30) pelaku penganiayaan yang diringkus Polres Bangka. (dwi/wb)
Caption: Topan Apriandi (30) pelaku penganiayaan yang diringkus Polres Bangka. (dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Upaya melarikan diri usai melakukan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan Topan Apriandi (30) warga Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), sia-sia. 

Pasalnya, usai melakukan penganiayaan terhadap F di pondok kebun nanas pada Jumat (12/11/2021) lalu, dengan cara mencekik korban menggunakan tangan dan ikat pinggang, kemudian memukul kepala bagian belakang korban menggunakan tangan dan menyikut dada hingga mengakibatkan korban pingsan.

Upaya bersembunyi di Dusun Parit 7 Desa Keposang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), baru satu minggu ini akhirnya diketahui Tim Kelambit Polres Bangka. 

"Tim yang mengetahui keberadaan pelaku dipimpin Kanit Opsnal Polres Bangka, Aipda Nanang, langsung berangkat ke Toboali untuk melakukan penangkapan," kata Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan  didampingi Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum, Jumat (19/11/2021). 

"Terlebih dulu tim berkoordinasi dengan Tim Opsnal Polres Basel, akhirnya mengetahui keberadaan pelaku," ujarnya. 

Namun, ketika pengecekan keberadaan pelaku pada Kamis (18/11/2021) siang sekitar pukul 14.00 WIB, masih belum ada ditempat, akhirnya sekitar pukul 18.30 WIB tim mendapat informasi pelaku sudah kembali ke Dusun Parit 7.

Dari informasikan tersebut, Tim Kelambit Polres Bangka bersama Tim Opsnal Polres Basel kembali bergerak ke lokasi, pelaku pun berhasil diamankan sekitar pukul 22.30 WIB dan langsung dibawa ke Mapolres Basel. 

"Dari interogasi awal, pelaku mengaku sudah melakukan penganiayaan tersebut," jelas AKP Ayu. 

"Pelaku berikut barang bukti satu unit handphone merk Xiomi Redmi 9a warna biru, kemudian dibawa ke Mapolres Bangka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kasat Reskrim. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE