Sempat Dukung Bersanding, Gerbong DPC Hanura Bangka Barat Perlahan Bubar

Chairul Aprizal    •    Jumat, 19 November 2021 | 23:04 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Sempat menjadi Barisan Pendukung Kemenangan Pasangan Bersanding (Sukirman dan Bong Ming Ming) pada Pilkada kemarin, DPC Hanura Bangka Barat bersama gerbongnya malah perlahan-lahan bubar.

DPC Hanura Bangka Barat menyatakan dukungannya kepada pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat terpilih ini sempat melawan arus DPD Hanura Bangka Belitung yang kala itu meminta agar mendukung inkumben Markus.

Namun menjadi partai politik pendukung yang seharusnya ikut merayakan kemenangan dan dapat melanjutkan kaderisasi lebih baik karena berada di lingkaran penguasa justru menjadi sangat mengherankan.

Perlahan-lahan DPC Hanura Bangka Barat diambang kerapuhan setelah Ketua DPC dan Sekretaris DPC Hanura Bangka Barat mengundurkan diri, kini para jajaran kader satu gerbongnya hingga ke Pimpinan Anak Cabang (PAC) ikut membubarkan diri.

Mantan Ketua DPC Hanura Bangka Barat Arief Ferdiansyah membenarkan setelah dirinya mundur menyebabkan kader Partai Hanura Bangka Barat banyak yang bubar.

"Iya benar, bahkan Wanhat (Dewan Penasihat-red), Dewan Pakar, dan lain-lain ikut mundur," kata Arief putra kandung dari Alm Parhan Ali (Mantan Bupati Bangka Barat), Jumat (19/11/2021), kepada wowbabel.

"Semua yang mundur bukan mau saya loh, mereka mundur karena kemauan mereka, yang sudah minta izin saya  itu 3 PAC (Ketua-red), ketua wanhat, ketua dewan pakar, dan 3 orang anggota wanhat, sementara total 8 orang, mungkin nanti akan ada lagi," tuturnya. 

Arief membeberkan kader dari DPC Hanura Bangka Barat sampai ke tingkat PAC dan gerbongnya kini mulai membubarkan diri diantaranya Kecamatan Muntok, Simpang Teritip, dan Tempilang, bahkan kader lainnya diprediksikan banyak yang akan menyusul.

Ketua PAC Hanura Tempilang Suwandi mengaku dirinya ikut mengajukan surat pengunduran diri beralasan ada kesibukan pribadi.

"Iya benar-benar, saya mundur per tanggal 15 November 2021, saya ini terlalu sibuk, saya inikan bawa PC jadi tidak sempat lah kadang dikirim ke situ, dikirim ke sini lebih baik kita mundurkan," tutur Suwandi.

Suwandi menjelaskan tidak tahu menahu alasan yang lain banyak yang ikut mundur karena alasan pribadinya tidak ada kaitannya dengan kekecewaan saat bertugas di partai politik dan membantu memenangkan pasangan Bersanding.

"Saya sih gak tahu lah pribadi mereka masing-masing ya yang jelas saya tanggal 15 kemarin sudah ngundurin diri. Saya tidak ada unsur dari pihak manapun baik atas dan dari kawan, tidak ada orang rumah juga untuk menekan gak karena dari diri sendiri. Saya kasihan kalau tetap bertahan kepada yang lain karena saya lebih banyak kesibukan dengan pekerjaan saya sendiri" terangnya.

Suwandi beberkan setelah dirinya mundur berimbas ada sejumlah anggota kadernya pun ikut mengundurkan diri satu gerbong dengannya di kepengurusan Tempilang.

"Gak ada kekecewaan di Pilkada jadi kita masalah kekecewaan itu kalau di dunia politik memang itu adanya, dianggap dilupakan," tukasnya.

Suwandi menyebutkan untuk pasangan yang dimenangkan saat ini tidak lupa dengan dirinya karena masih sering komunikasi dan tidak lepas komitmennya.

"Sekarang inikan sawit sedang mahal, mereka ini sekarang jadi ada yang fokus di Ti (tambang inkonvensional-red) ada di kebun sawit gitu," tutur Suwandi.(rul/wb) 




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE