Jago Merah Lalap Delapan Rumah di Pintu Air

Firman    •    Selasa, 23 November 2021 | 11:36 WIB
Lokal
Caption: Si jago merah melahap delapan rumah di kawasan jalan kenali Asam, Kelurahan Pintu Air, Kota Pangkalpinang, Selasa (23/11/2021). (IST)
Caption: Si jago merah melahap delapan rumah di kawasan jalan kenali Asam, Kelurahan Pintu Air, Kota Pangkalpinang, Selasa (23/11/2021). (IST)

PANGKALPINANG - Sejumlah rumah kontrakan semi permanen yang berada di Jalan Kenali Asam, RT 09, Kelurahan Pintu Air, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, Selasa (23/11/2021) pagi, dilahap si jago merah. 

Kobaran api  menghanguskan tujuh unit rumah kontrakan semi permanen dan satu rumah pribadi.

Untuk memadamkan api itu, tiga mobil pemadam kebakaran dari Damkar Pemkot Pangkalpinang dan PT Timah Tbk dikerahkan ke lokasi terjadinya kebakaran. Hingga pukul 08.12 WIB, Tim Gabungan Tagana dan Damkar Pangkalpinang masih berjibaku untuk menjinakkan api.

Menurut Ketua RT 09, Hadijah menyebutkan insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, semula dirinya mengira, kebulan asap hitam berasal dari pembakaran ban bekas .

Namun, setelah didekati ternyata kobaran api berasal dari kontrakan semi permanen milik Ibu Zainal.

"Kejadiannya jam setengah delapan tadi pagi, tadinya saya kira orang bakar ban, ternyata pas saya dekati rupanya kebakaran di rumah kontrakan Ibu Zainal," kata Hadijah di lokasi kebakaran, Selasa (23/11/2021).

Ia juga menyampaikan, tiupan angin serta  bangunan rumah yang kebanyakan menggunakan papan dan kayu membuat kobaran api cepat membesar.

"Mungkin karena terbuat dari kayu dan papan ini apinya cepat membesar, makanya warga dan tetangga sekitar tidak bisa berbuat banyak," tuturnya.

Sementara itu Alamsyah, ahli waris pemilik kontrakan, mengatakan pada pukul 07.15 WIB dirinya mendengar suara ledakan, dan setelah beberapa saat kemudian datang adiknya bernama Syahril yang berteriak mengatakan bahwa rumah kontrakannya terbakar.

Alamsyah menambahkan, saat ini yang menempati bangunan rumah kontrakan terdiri tujuh kepala keluarga (KK) dengan 23 jiwa. Satu KK warga asal Pangkalpinang dan enam KK warga pendatang dari luar Bangka. 

"Untuk bangunan, ada 8 yang terbakar dengan 1 rumah pribadi dan tujuh rumah petak, 6 kontrakan terisi orang," ujar Alamsyah. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE