Banjir Kawasan Kampak, 157 Rumah dan Dua Mobil Terendam

Hendri Dede PKP    •    Rabu, 24 November 2021 | 12:19 WIB
Lokal
Caption: BPBD Pangkalpinang saat mengevakuasi korban banjir di Kawasan Perumahan Kampak, Rabu (24/11/2021). (hdd/wb)
Caption: BPBD Pangkalpinang saat mengevakuasi korban banjir di Kawasan Perumahan Kampak, Rabu (24/11/2021). (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang mengevakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan Kampak, tepatnya di beberapa komplek perumahan setempat, Rabu (24/11/2021).

Akibatnya, sejumlah warga terpaksa harus mengungsi dan menyelamatkan harta benda rumah mereka ke tempat yang aman. Ketinggian air terpantau bervariasi mulai dari 40-70 sentimeter.

Hingga saat ini, Tim BPBD Pangkalpinang sedang menyisir rumah-rumah warga yang terdampak banjir maupun genangan air akibat hujan dan luapan air Sungai Kulan, serta ditambah tinggi pasang air laut.

"Intensitas hujan yang deras dan durasi waktu hujan yang terjadi cukup lama, ditambah dengan meluapnya sungai Kulan diakibatkan tertahannya aliran sungai menuju hilir yang saat ini pasang tinggi," ujar Kasi Kasi Pencegahan BPBD Pangkalpinang, Renal.

Adapun saat ini, kata Renal, upaya yang dilakukan saat ini yaitu mengevakuasi warga dan harta benda, melakukan pendataan, ketiga membuka dapur umum dan saat ini dalam proses pemasangan tenda pengungsian mengingat saat ini air tersebut belum surut.

"Intensitas hujan yang deras dan durasi waktu hujan yang terjadi cukup lama, ditambah dengan meluapnya sungai Kulan diakibatkan tertahannya aliran sungai menuju hilir yang saat ini pasang tinggi," ungkapnya

BPBD Kota Pangkalpinang mencatat ada sekitar 157 KK atau rumah warga yang terdampak banjir akibat banjir tersebut.

"Untuk data sementara ada sktr 157 KK, 300an lebih jiwa, 2 unit mobil terendam, 19 motor di evakuasi, dan lebih dari 20 unit alat elektronik di evakuasi," katanya. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL