Kejari Bangka Barat Tahan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi Bank BPRS

Chairul Aprizal    •    Rabu, 24 November 2021 | 15:41 WIB
Lokal
Caption: Kejari Bangka Barat menahan Tiga tersangka baru kasus Bank BPRS Bangka Belitung di Bangka Barat yang ikut terseret korupsi dalam merekayasa program kegiatan fasilitas sarana dan alat bantu penangkap ikan antara Pemkab Bangka Barat dengan PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Babel Cabang Muntok pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, resmi ditahan, Rabu (24/11/2021). (rul/wb)
Caption: Kejari Bangka Barat menahan Tiga tersangka baru kasus Bank BPRS Bangka Belitung di Bangka Barat yang ikut terseret korupsi dalam merekayasa program kegiatan fasilitas sarana dan alat bantu penangkap ikan antara Pemkab Bangka Barat dengan PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Babel Cabang Muntok pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, resmi ditahan, Rabu (24/11/2021). (rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Tiga tersangka baru kasus Bank BPRS Bangka Belitung di Bangka Barat yang ikut terseret korupsi dalam merekayasa program kegiatan fasilitas sarana dan alat bantu penangkap ikan antara Pemkab Bangka Barat dengan PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Babel Cabang Muntok pada tahun 2012 sampai dengan tahun 2015, resmi ditahan, Rabu (24/11/2021).

Usai perkara pertama Kurniati Hanum dan Metaliana sudah dilakukan eksekusi pengadilan Tipikor kini giliran IF, JNR, dan RS yang bakal dieksekusi.

"Perkara ini memang sudah berlanjut dari tahun lalu dan kita harapkan ini bisa cepat dan kemungkinan besar hari Jumat ini akan kita limpah di pengadilan Tipikor Pangkalpinang," ucap Kepala Kejari Bangka Barat, Helena Octavianne, didampingi Kasi Pidsus, dan Kasi Intelnya.

Helena menjelaskan tiga orang yang resmi ditahan ini adalah kelanjutan dari perkara korupsi tahun lalu dan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak bulan Februari 2021 lalu.

"Kebetulan sudah kode etik kami hanya bisa memberikan inisial ada R, ada J, dan ada I. Ini sementara ditahan di Polres sementara, tapi hari Jumat sudah bisa dilimpahkan sehingga kita cepat bersidang supaya cepat mendapatkan kepastian hukum," jelasnya.

Helena belum dapat mengungkapkan apakah akan ada lagi tersangka baru yang bakalan terseret dalam perkara ini dikarenakan masih mempercepat proses hukum yang sekarang.

"Karena memang prosesnya lama untuk pemberkasan tiga tersangka aja dari bulan Februari bergelut dengan perkara ini lumayan lama jadi kita ingin berlangsung dengan cepat sehingga bisa cepat mendapatkan kepastian hukum," sebut Helena.

Helena pastikan untuk perkara kasus korupsi ini tidak akan ada yang lolos bagi yang terlibat, sekarang pengembangan tersangka memang mulai dari pimpinan sampai ke staff bagian legal dikarenakan terlibat erat dengan perkara kasus korupsi tersebut.

"Karena bagian legal mengetahui hal tersebut tapi hanya mendiamkan saja karena kita mengedepankan hati nurani juga orang orang yang pahamlah dengan kasus yang memang berperkara inilah yang kita angkat sebagai tersangka" ucap Helena.

Diketahui bahwa ketiga tersangka inisial IF adalah staff legal dan remedial, JNR adalah staff legal, dan RS adalah Mantan Kabag Marketing. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL