Belum Ada Kontribusi, BUMD Babel Malah Jadi Beban APBD

Dwi H Putra    •    Senin, 29 November 2021 | 21:37 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera (BBBS) yakni Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung (Babel) kembali mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel. 

Pasalnya, BUMD tersebut dinilai hingga saat ini, Provinsi Babel yang sudah berusia 21 tahun, belum memberikan kontribusi kepada daerah. 

"Mengingat tidak adanya kontribusi BUMD selama ini kepada Pemprov Babel," kata Sekretaris Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Bangka Belitung, Johansen Tumannggor di Pangkalpinang, Senin (29/11/2021).

Lanjutnya, malah sebaliknya hingga Babel berusia 21 tahun sebagai provinsi, BUMD terus membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Babel, yang mana seharusnya BUMD bisa lebih kreatif dalam mengembangkan skema bisnis.

Maka dari itu, Fraksi Nasdem mengimbau agar BUMD bisa lebih kreatif untuk mencari sumber pembiayaan dalam mengembangkan skema bisnis dan tidak perlu bergantung ke Pemprov Babel yang membebani APBD. 

"Kami menekankan agar orientasi APBD dapat memenuhi kebutuhan masyarakat menjadi prioritas, seperti pemenuhan hak dasar di bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan, ini harus lebih didahulukan," jelas Johansen. 

Tidak itu saja, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Babel lebih teliti dalam menyusun program kegiatan dan memprioritaskan program-program yang benar-benar mendesak yang menyentuh langsung ke masyarakat.

"Pemprov juga harus lebih jeli dalam meningkatkan retribusi dan pajak daerah," tandas Johansen. 

"Untuk itu kami minta Pak Gubernur untuk mengevaluasi secara rutin OPD yang rendah dalam merealisasikan pendapatan seperti di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, pariwisata dan lain-lainnya," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE