Kisruh Kasat Pol PP dan Wakil Ketua DPRD Pangkalpinang, Molen Sebut Sudah Lakukan Mediasi

Hendri Dede PKP    •    Senin, 29 November 2021 | 15:43 WIB
Lokal
Caption: Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil.  (hdd/wb)
Caption: Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. (hdd/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil akhirnya buka suara soal kisruh bawahannya yaitu Kasat Satpol-PP Kota dengan Wakil Ketua DPRD Pangkalpinang beberapa waktu lalu, dimana kini berlanjut ke kepolisian.

Persoalan itu berawal dari pemanggilan atas dugaan pungli hingga berakhir cek-cok di ruangan Wakil Ketua DPRD Pangkalpinang Rosdiansyah Rasyid, Jumat (26/11/2021).

"Biasalah, ini yang namanya persahabatan dan pertemanan ada terjadi hal kecil seperti itu, saya rasa mereka sudah dewasa, saya berharap masing-masing kedua belah pihak bisa dengan hati yang tenang," ujar Molen, Senin (29/11/2021).

"Dan saling menghormati dan menghargai karena ada yang lebih penting menjadi skala prioritas di Kota Pangkalpinang," lanjutnya. 

Molen mengaku sejauh ini sudah melakukan upaya mediasi diantara kedua belah pihak yang bertikai. Kata Wali Kota, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan keduanya.

Sementara, laporan yang dilayangkan Rosdiansyah Rasyid ke kepolisian atas tindakan kurang menyenangkan dan dugaan pungli, Molen mengaku masih menunggu tindaklanjuti hasil sejumlah pemeriksaan lebih lanjut.

"Nanti kita lihat bagaimana hukum berjalan, mudah-mudahan saja berakhir dengan damai," ujarnya.

Kata Molen, soal permintaan Rosdiansyah untuk memberikan tindakan berupa sanksi yaitu non job status Efran sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, dirinya juga meminta menunggu hasil pemeriksaan pihak terkait.

"Mengenai permintaan non job sesuai aturan yang berlaku. Mungkin dalam waktu dekat akan membentuk tim untuk melihat pelanggaran disiplin. Tim ini yang akan bekerja nanti dari hasil itu lah bagaimana kelanjutannya," pungkasnya. (hdd/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE