Babel Ekspor Lada Putih ke Kanada

Dwi H Putra    •    Rabu, 01 Desember 2021 | 13:08 WIB
Lokal
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman disela-sela kegiatan Lauching Lada ke Kanada di Ruang VVIP Bandara Depati Amir, Rabu (1/12/2021). (dwi/wb)
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman disela-sela kegiatan Lauching Lada ke Kanada di Ruang VVIP Bandara Depati Amir, Rabu (1/12/2021). (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- PT Berkah Lada Petani bekerjasama dengan PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang, melaunching ekspor lada ke Kanada melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang menggunakan maskapai Garuda. 

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, mengapresiasi PT Pos, Bea Cukai, Kantor Karantina Pertanian, Maskapai Garuda dan Angkasa Pura serta Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Babel sudah bersama-sama melaksanakan ekspor ini melalui udara. 

"Ekspor kita kendati sedikit tetapi kontinyu, ini bukan melalui eksportir, tapi dari koperasi petani bekerjasama dengan PT Berkah Lada Petani yang mencari pembelinya melalui digital," kata Erzaldi Rosman disela-sela kegiatan Lauching Lada ke Kanada di Ruang VVIP Bandara Depati Amir, Rabu (1/12/2021). 

"Memang ini sedikit hanya 300 kg, tapi sesuatu itu dari kecil bisa ke besar dengan rutinitas ekspornya," ujarnya. 

Menurutnya, saat ini lada kualitas premium sebesar Rp 105 ribu hingga Rp 110 ribu, dan sekarang ini Negara Turki dan India sudah menunggu ekspor lada putih ini dari Babel. 

Terkait stok lada yang bakal diekspor secara rutin minimal satu bulan sekali ini, Erzaldi menungkapkan stok lada ditingkat petani sangat banyak hanya masalah harganya saja. 

"Stok banyak, petani kita ini menyimpan di rumahnya, kalau harga bisa mencapai Rp 150 ribu perkilogram, otomatis semuanya akan keluar dan siap diekspor," jelas Erzaldi. 

"Ketika ada kemudahan untuk ekspor, khususnya melalui udara, yakinlah akan banyak produk lain yang bisa diekspor dari Babel ini. Hal ini supaya devisa ekspor dari Babel bisa meningkat, jangan dikirim ke Lampung atau Surabaya, tapi langsung dari Babel," paparnya. 

Lanjutnya, dalam kurun waktu satu minggu kedepan, Babel juga akan mengekspor madu ke Malaysia. 

"Selama ini sudah berjalan, tapi masih melalui Riau, kedepannya akan langsung dari Babel," tukasnya. 

Sementara itu, Pimpinan PT POS Indonesia Cabang Pangkalpinang, Azmat Nuzul Pasa, pihaknya sudah melakukan ekspor madu ke Malaysia dari Belitung melalui Riau setiap minggu sebanyak 2 ton. 

"Kedepannya kami harapkan bisa langsung juga dari Pangkalpinang, sehingga kedepannya setiap minggu ada ekspor 2 ton madu dari Pangkalpinang dan 2 ton dari Belitung," jelas Azmat. 

"Kami juga pada HUT ke -21 Babel juga sudah membuka peluang bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk mengekspor produknya," terangnya. 

Direktur PT Berkah Lada Petani, Arpandi, menambahkan dengan adanya ekspor lada ini, petani akan lebih giat lagi bercocok tanam, mengingat harga lada apabila tidak melalui eksportir bisa lebih tinggi lagi. 

"Kedepan India dan Turki yang siap membeli lada putih asal Babel ini, kami sekarang ini masih mendalami kebutuhan dan jumlah yang siap diekspor," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE