Capaian Vaksinasi di Babel Tembus 72,7 Persen

Dwi H Putra    •    Rabu, 01 Desember 2021 | 11:11 WIB
Lokal
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Vaksinasi merupakan salah satu strategi pemerintah dalam menangani laju perkembangan dan penyebaran virus Corona, disamping strategi dan kebijakan lainnya.

"Tujuan pemberian vaksinasi diantaranya adalah untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity), melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi," kata Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, Bangun Cahyo di Pangkalpinang, Rabu (1/12/2021). 

Menurutnya, pengadaan, pendistribusian dan pelaksanaan vaksinasi terus dipercepat. Pemerintah terus berupaya agar secepat mungkin realisasi target vaksin di masyarakat segera dicapai, seperti yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Jokowi yang meminta mulai 1 Juli 2021 target 1 juta dosisi per hari. 

"Untuk itu dibutuhkan kerjasama semua elemen agar target segera terealisasi, maka dari itu pada tanggal 29 November 2021, ada penambahan stock vaksin ke Babel berupa vaksin Coronavac (@2 dosis) sebanyak 15.300 vial. Disamping itu, terdapat stock alokasi khusus yang berada di buffer di Dinkes Provinsi sebanyak 145.328 vial/ 360.952 dosis, dengan rincian 0 vial vaksin Sinovac, 715 vial vaksin Biofarma, 134.204 vial vaksin Coronavac, 5.723 vial vaksin AZ (Covax), 0 vial vaksin AZ (UK), 6 vial vaksin Moderna, dan 4.680 vial vaksin Pfiizer)," ujarnya. 

"Stock vaksin di Babel sebanyak 251.029 vial/ 711.790 dosis dengan rincian vaksin Sinovac (@1 dosis) 13.552 vial, vaksin Biofarma (@10 dosis) 4.120 vial, vaksin Coronavac (@2 dosis) 203.556 vial, vaksin AZ Covax (@10 dcsis) 17.336 vial, vaskin AZ UK (@8 dosis) 0 vial, vaksin Moderna (@14 dosis) 222 vial, dan vaksin Pfizer 12.243 vial. 2) Distribusi ketersedian vaksin paling banyak pada Kabupaten Bangka Tengah (34.222 vial). Sedangkan paling sedikit pada Kabupaten Belitung Timur (5.078 vial)," papar Bangun. 

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan di berbagai titik dengan cakupan pemberian vaksin dimasukan ke masing-masing kabupaten/ kota pelaksana di Babel didukung penuh oleh unsur TNI/ Polri serta instansi lainya, agar dapat mempercepat akselerasi cakupan vaksin yang optimal. 

"Hingga saat ini terdata total yang paksinasi sebanyak 5.297 orang (Dosis ke-1 1.786 orang), Dosis ke-2 3.500 orang, dan Dosis ke-3 11 orang)," terangnya. 

Dan pelaksanaan pemberian vaksinasi paling banyak di Kabupaten Bangka sebanyak 1.218 orang dan paling sedikit di Kabupaten Bangka Barat sebanyak 319 orang, kemudian jumlah pemberian dosis ke-1 paling banyak di Kota Pangkalpinang sebanyak 331 orang sedangkan paling sedikit pada Kabupaten Bangka Barat sebanyak 174 orang. 

Jumlah pemberian dosis ke-2 paling banyak pada Kabupaten Bangka sebanyak 891 orang, sedangkan paling sedikit pada Kabupaten Bangka Barat sebanyak 145 orang, pemberian dosis ke-3 yang dikhususkan pada tenaga kesehatan sebanyak 11 orang dengan rincian dua orang di Kabupaten Bangka dan sembilan orang di Kota Pangkalpinang.

"Proporsi penerima vaksin dosis kesatu di Babel paling banyak pada sasaran umum/ rentan sebesar 77 persen atau 1.368 orang dan paling sedikit pada sasaran SDM Kesehatan 0,11 persen atau dua orang," ulasnya. 

"Proporsi penerima vaksin dosis ke-2 di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung paling banyak pada sasaran Umum/ Rentan 67 persen atau 2.356 orang dan paling sedikit pada sasaran SDM Kesehatan 0,14 persen atau lima orang," jelas Bangun. 

Diketahui bahwa capaian target harian di Babel baru mencapai 26,47 persen atau 5.297 dosis, diketahui juga bahwa tidak ada kabupaten/ kota mencapai target yang telah dicanangkan. Kemudian tidak terdapat juga kabupaten/ kota yang cakupannya lebih dari 80 persen. 

Pelaksanaan vaksinasi di Babel mulai dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2021 dengan tahap awal adalah para penjabat baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/ kota dan tentunya tenaga kesehatan yang menjadi prioritas sasaran utama vaksin tahap satu. 

Kemudian terus diperluas sasaran vaksinasi seiring dengan ketersediaan yang cukup banyak vaksin yang ada, adapun jumlah sasaran untuk Babel sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan dengan nomor SR.02.06/11/1862/2021 adalah sebanyak 1.137.824 orang

"Cakupan vaksin kesatu di Babel yang sudah mencapai 72,07 persen lebih besar dibandingkan dengan cakupan nasional yang baru 66,80 persen," terang Bangun. 

Begitu juga dengan cakupan vaksin kedua sebanyak 53,13 persen lebih besar dibandingkan dengan cakupan Nasional yang baru 45,65 persen, cakupan vaksinasi satu di Babel sudah mencapai 72,01 persen dari total sasaran sebanyak 1.137.824 orang dengan rincian paling besar di Kabupaten Belitung Timur sebesar 82,42 persen dan paling kecil di Kabupaten Bangka 62,20 persen. 

Cakupan vaksinasi lengkap vaksin kedua di Babel baru sebanyak 53,13 persen dari total sasaran sebanyak 1.137.824 orang dengan rincian paling besar di Kota Pangkalpinang sebesar 63,38 persen dan paling kecil di Kabupaten Bangka Selatan sebesar 65,01 persen. 

Cakupan vaksin ketiga di Babel yang di khususkan untuk sasaran tenaga Kesehatan baru sebanyak 86,30 persen, paling besar di Kabupaten Bangka Tengah sebesae 103,99 persen dan paling kecil Kota Pangkalpinang sebesar 66,45 persen. 

Cakupan vaksinasi kesatu di Babel paling besar pada kelompok sasaran SDM Kesehatan sebesar 116,54 persen dan kelompok sasaran Petugas Publik sebesar 133,45 persen, sedangkan paling kecil berada pada kelompok Lansia sebesar 59,34 persen dan kelompok sasaran masyarakat umum dan rentan sebanyak 64.67 persen. 

"Cakupan vaksinasi lengkap kedua di Babel paling besar pada kelompok sasaran SDM Kesehatan sebesar 112,21 persen dan kelompok sasaran petugas publik sebesar 106,95 persen, sedangkan paling kecil berada pada kelompok lansia sebesar 45,47 persen dan kelompok sasaran masyarakat umum dan rentan sebesar 44,66 persen," tukasnya. 

"Lalu, cakupan vaksin ketiga di Babel yang dikhususkan untuk sasaran tenaga Kesehatan baru sebanyak 86,30 persen," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE