Kasus Covid-19 Naik Signifikan, Babel Urutan Kelima se-Indonesia

Dwi H Putra    •    Rabu, 01 Desember 2021 | 18:33 WIB
Nasional
Kepala Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)
Kepala Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dwi/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Angka kasus warga yang terpapar Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali naik signifikan per 1 Desember 2021.

Provinsi Babel urutan kelima se- Indonesia dengan jumlah sebanyak 15 kasus setelah DKI Jakarta sebanyak 70 kasus, Jawa Barat (Jabar) sebanyak 58 kasus, Jawa Timur  (Jatim) sebanyak 30 kasus dan Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 20 kasus. 

Menanggapi hal itu, Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Babel yang juga menjabat Kepala Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, mengatakan memang betul ada peningkatan di angka 15 kasus ketika kondisi melandai saat ini. 

"Iya betul, Babel diurutan kelima se-Indonesia hari ini untuk jumlah kasus," kata Mikron dihubungi melalui pesan singkat whatsapp, Rabu (1/12/2021) sore. 

Menurutnya, peningkatan kasus ini berasal dari Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang merupakan klaster keluarga, dimana kontak erat langsung diantara keluarga. 

"Diketahui di Belitung itu ada klaster sawit, yang mana imported case," jelas Mikron. 

"Hal ini tentu saja untuk mengantisipasi dengan tracking dan tracing yang ketat serta pengawasan epidiemologinya harus sesuai, dimana awal kena dan kemana awal persinggungannya kontak erat," terang Mikron. 

Lanjutnya dari tujuh pasien di Beltim, enam di antaranya kontak erat, angka yang tinggi bukan berarti Satgas Penanganan Covid-19 tidak bekerja, tapi sebaliknya dengan angka tinggi ini satgas lebih maksimal lagi dalam tracking dan tracingnya. 

Sementara itu berdasarkan data yang diterima Pusdalops Penanganan Covid-19 Babel terdata hari ini penambahan kasus berasal dari Kabupaten Bangka sebanyak empat kasus, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sebanyak tiga kasus, Kabupaten Bangka Barat (Babar) sebanyak satu kasus dan Beltim sebanyak tujuh kasus. 

Secara keseluruhan saat ini di Babel terdata sebanyak 52.282 kasus positif diantaranya sebanyak 50.753 orang dinyatakan sembuh, sebanyak 1.455 pasien meninggal dunia dan 74 orang masih menjalani perawatan. 

Dari sebanyak 52.282 kasus tersebut berasal dari Pangkalpinang sebanyak 13.616 kasus diantaranya sebanyak 13.316 dinyatakan sembuh, 295 meninggal dunia dan lima menjalani perawatan, dari Kabupaten Bangka sebanyak 9.829 kasus diantaranya 9.449 dinyatakan sembuh, 363 meninggal dunia dan 17 dalam perawatan medis. 

Kemudian Kabupaten Bateng sebanyak 6.613 kasus diantaranya sebanyak 6.425 dinyatakan sembuh, 180 meninggal dunia dan delapan dalam perawatan, selanjutnya Kabupaten Babar sebanyak 5.632 kasus diantaranya sebanyak 5.475 dinyatakan sembuh, 140 meninggal dunia dan 17 dalam perawatan. 

Lalu dari Kabupaten Basel sebanyak 3.494 kasus diantaranya sebanyak 3.340 dinyatakan sembuh, 152 meninggal dunia dan dua menjalani perawatan, dari Kabupaten Belitung sebanyak 7.773 kasus diantaranya sebanyak 7.535 dinyatakan sembuh, 233 meninggal dunia dan lima menjalani perawatan. 

"Dan dari Kabupaten Beltim hingga saat ini terdata sebanyak 5.325 kasus diantaranya sebanyak 5.213 dinyatakan sembuh, 92 meninggal dunia dan 20 masih dalam perawatan medis," tukas Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel ini. 

"Dari semuanya tingkat kesembuhan mencapai 97,08 persen, tingkat kematian 2,78 persen dan tingkat isolasi sebesar 0,14 persen," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE