Erzaldi Ingatkan Masyarakat Jangan Terjebak Pinjol

Dwi H Putra    •    Sabtu, 04 Desember 2021 | 21:27 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong masyarakat untuk menggunakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), ketimbang menggunakan dana pinjaman online (Pinjol).

“Dengan pinjaman online masyarakat kurang mengetahui rumusan dan aturannya, sehingga masyarakat terus terjebak dengan Pinjol tersebut," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman usai penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Petikan dan Daftar Alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tahun 2022, beberapa hari lalu. 

"Kami ikut mengawasi hal ini, kepolisian juga mengawasi, yang namanya Pinjol ini bisa dilakukan hubungan dengan handphone, bagaimana mengawasi dengan baik, kecuali teknologi betul-betul ada, apalagi teknologi saat ini juga terbatas," ungkap Erzaldi.

Oleh sebab itu, pihaknya mendorong masyarakat untuk melakukan pinjaman KUR saja, apalagi Pemprov Babel juga selalu berkonsolidasi dengan Direktorat Jenderal Pembendaharaan (DJPb) Babel terkait serapan KUR di Babel.

"DJPb selalu berkonsolidasi kepada kami, berapa persen sudah KUR terserapkan, bank mana yang menyalurkan, daerah mana yang sedikit serapan KUR nya," jelas Erzaldi. 

Sementara, Kepala DJPb Bangka Belitung, Edih Mulyadi, mengatakan pihaknya memberikan fasilitas kepada UMKM untuk terus menggunakan KUR, sebab KUR lebih mudah dan ringan.

"Tadi disampaikan bahwa cakupan debitur KUR ini perlu ditingkatkan, jangan sampai mereka terjebak Pinjol," jelas Edih. 

"Karena KUR debitur lebih mudah dan ringan bunganya, karena kami bersubsidi sampai debitur hanya membayar maskimal 6 persen, bahkan tambahan subsidi bunga sehingga debitur hanya membayar 3 persen saja," pungkasnya. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE