Tim Kelambit Ringkus Pencuri Buah Sawit Milik PT THEP

Dwi H Putra    •    Sabtu, 04 Desember 2021 | 21:35 WIB
Lokal
Kocok, yang diduga sebagai salah satu pelaku pencurian buah sawit milik PT THEP saat diamankan aparat Polres Bangka.(ist)
Kocok, yang diduga sebagai salah satu pelaku pencurian buah sawit milik PT THEP saat diamankan aparat Polres Bangka.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Handri alias Kocok (37) warga Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diringkus Tim Kelambit Polres Bangka. 

Tersangka merupakan salah seorang pelaku pencurian buah sawit di PT THEP Kecamatan Bakam, Kabupaten Bangka. 

"Tersangka Kocok, bersama dua rekannya Adam dan Awab melakukan aksi pencurian buah sawit milik PT THEP pada (10/11/2021) lalu," kata Kapolres Bangka, AKBP Widi Haryawan SIK melalui Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum SIK di Sungailiat, Sabtu (4/12/2021).

Lanjut Kasat Reskrim, saat melakukan aksinya ketiga tersangka sempat digerbek petugas keamanan serta pegawai PT THEP, diduga sebelumnya pihak keamanan sudah mengetahui aksi pencurian yang dilakukan ketiga tersangka lantaran pihak perusahaan kerap mengeluh kehilangan buah sawit.

"Saat digerbek pegawai PT THEP berhasil mengamankan salah seorang tersangka yakni Adam (35) warga Kecamatan Bakam, sedangkan tersangka Kocok dan Awab berhasil melarikan diri," jelas AKP Ayu lagi. 

"Dan untuk tersangka Awab, sekarang ini masih dalam pengejaran tim," ujarnya. 

Selain mengamankan 2 orang tersangka, turut diamankan  barang bukti berupa satu unit mobil pikep  warna hitam dengan nomor polisi BN 4796 BP, 187 tandan buah sawit didalam bak mobil, satu alat panen buah besi panjang (dodos) dan satu bilah parang panjang.

"Dari hasil pemeriksaan ketiganya telah melakukan aksi pencurian buah sawit di PT THEP ini sebanyak lima kali, tapi tidak menutup kemungkinan juga ada TKP lain, ini masih kita dalami," tandasnya 

"Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan ancama 5 tahun penjara," pungkas AKP Ayu. 


Sementara itu, Kocok kepada petugas mengaku dirinya bersama dua orang rekannya yakni Adam dan Awab telah melakukan aksi pencurian buah sawit milik PT THEP sebanyak lima kali.

"Setiap kali mencuri kita bertiga terus pak, seingat saya sudah sekitar lima kali atau lebih, kita berbagi tugas, ada yang manen, ada juga yang bagian panggul," terang Kocok. 

Tersangka juga mengaku, dari hasil pencurian tersebut mereka gunakan untuk kebutuhan sehari hari dan membeli sabu-sabu.

"Malam itu kami kumpul di pinggir jalan, terus pinjam mobil kawan, sekitar pukul 02.00 WIB, pas lagi manen, dan sebagian buah sudah di dalam mobil, kami kepergok sama Satpam sawit, kami langsung kabur, dan ternyata temen kita yakni Adam ketangkap sama Satpam," paparnya. 

"Uang dari hasil buah sawit yang dijual biasanya kami pakai untuk belanja sehari-hari, dan sebagian dibeli narkoba," akunya. (dwi/wb)




MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE