BBM Langka di Pangkalpinang, Anggota DPRD sebut Kembali Ke Zaman Batu

Hendri Dede PKP    •    Jumat, 10 Desember 2021 | 18:04 WIB
Lokal
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Anggota DPRD Kota Pangkalpinang Depati Amir Gandhi ikut berkomentar soal sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax di SPBU maupun pada pedagang eceran wilayah Pangkalpinang. 

Baca Juga: BBM Langka di Pulau Bangka, Ini Penjelasan Pertamina

"Kelangkaan BBM buat bangka kembali ke jaman batu. Pertamina harusnya sudah prediksi jika permintaan BBM terus meningkat seiring pertumbuhan pertambangan," katanya, Jumat (10/12/2021).

Gandhi yang juga merupakan Ketua KAHMI Pangkalpinang, menyesalkan kelangkaan BBM yang terjadi akhir-akhir ini dimana masyarakat umum sangat sulit untuk mengakses bahan bakar untuk beraktivitas.

Pasalnya hampir di setiap SPBU di Pangkalpinang misalnya, kata dia, antrian untuk mendapatkan bahan bakar terpantau membludak.

"BBM itu kebutuhan, tanggung jawab pemerintah. Sudah hampir 10 hari ini. Masak di propinsi yg punya komisioner di Pertamina BBM-nya langkah," kata dia.

"Jangan sampai timbul gesekan ditengah masyarakat. Kondisi saat ini rentan salah paham dalam antrean yang berkilo-kilo itu di SPBU, jangan dianggap remeh. Belum lagi ekses ekonomi lain ikut terganggu dengan lambannya akses mendapatkan bahan bakar ini," tukasnya.

Dikatakan Gandhi, kewenangan supervisi BBM ada di propinsi.  Namun katanya, pihaknya sebagai legislator kota tetap melakukan monitoring dan koordinasi dan tidak tutup mata dengan keadaan saat ini.  

"Namun kita tidak mau diam dan tutup mata. Bagaimanapun warga kota kena imbasnya. Kami berharap Pertamina segera memenuhi suplai ke SPBU-SPBU, kalo perlu dilebihkan suplainya," ujarnya.

Dari pantauan di toko-toko para pedagang BBM eceran di Pangkalpinang, derigen bensin maupun jenis pertalite di para pedagang tampak kosong dengan posisi terlentang di rak bensin jualan mereka. Hal itu imbas dari langkanya BBM saat ini di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.

"Susah carinya dari semalam tidak kebagian, antrian di pom-pom bensin juga panjang di mana-mana. Dari tadi orang nyari bensin eceran tapi stok kita kosong,"  kata salah satu dari sekian pedagang bahan bakar eceran yang ditemui di Pangkalpinang. (hdd/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL