BBM Langka di Pulau Bangka, Ini Penjelasan Pertamina

Firman    •    Jumat, 10 Desember 2021 | 15:28 WIB
Lokal
Beberapa hari terakhir terjadi kelangkaan BBM di Pulau  Bangka sehingga menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Tampak antrean kendaraan roda empat terjadi hingga malam hari di SPBU Kawasan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. (wb)
Beberapa hari terakhir terjadi kelangkaan BBM di Pulau Bangka sehingga menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah SPBU. Tampak antrean kendaraan roda empat terjadi hingga malam hari di SPBU Kawasan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. (wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalie dan Pertamax terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Provinsi Babel khususnya di Kota Pangkalpinang sejak beberapa hari ini.

Bahkan akibat kelangkaan BBM tersebut membuat antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat di sejumlah SPBU Kota Pangkalpinang. Antrean pun terjadi hingga malam hari.

Baca Juga: BBM Langka, Pertamina Harusnya Belajar dari Pengalaman

Menanggapi kelangkaan BBM yang terjadi belakangan ini, Area Manager Communication, Relation dan CSR Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan, mengatakan Pertamina Patra Niaga terus berupaya memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Wilayah Bangka di tengah kondisi gelombang perairan yang tinggi. 

Baca Juga: BBM Langka di Babel, Erzaldi: Insya Allah Ada Solusi

Umar Ibnu Hasan menyampaikan, Pertamina Patra Niaga Pertamina akan mengupayakan secara maksimal pendistribusian BBM dalam kondisi cuaca ekstrem. 

“Semua kapal Pertamina sudah siap dengan muatan, akan tetapi untuk alasan keamanan dan keselamatan harus tetap mengikuti prosedur yang dikeluarkan oleh KSOP mengenai izin berlayar,” ujar Umar, Jumat (10/12/2021). 

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, sejak hari Minggu 5 Desember 2021 mengeluarkan prakiraan tinggi gelombang  yang berlaku hingga tanggal 11 Desember 2021 dimana seluruh wilayah Indonesia berpotensi hujan lebat dan terjadi kumpulan angin di sekitar perairan Bangka Belitung.

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota dan stakeholder lainnya untuk optimalisasi distribusi BBM dengan melakukan monitor langsung ke beberapa SPBU serta menambah jam kerja operasional di Fuel Terminal Pangkal Balam.

Berdasarkan catatan Pertamina Patra Niaga, konsumsi rata-rata harian wilayah Bangka untuk gasoline adalah 27.824 Kiloliter (KL) meningkat sebesar 2% rata-rata harian sebelumnya.

Sementara gasoil sebesar 13.576 KL per hari meningkat sebesar 6% dibanding rata-rata harian sebelumnya.(fn/wb) 




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL