BNNP Bangka Belitung Amankan Ribuan Pil Ekstasi dari Sebuah Hotel di Pangkalpinang

Firman    •    Kamis, 23 Desember 2021 | 20:59 WIB
Nasional
Para tersangka pengedar narkoba yang berhasil diamankan BNNP Bangka Belitung.(fn/wb)
Para tersangka pengedar narkoba yang berhasil diamankan BNNP Bangka Belitung.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung kembali berhasil menggagalkan peredaran ratusan pil ekstasi yang akan diedarkan di Bangka Belitung.

Pengungkapan terhadap tindak pidana kasus narkotika pil ekstasi ini di sebuah hotel yang ada di Pangkapinang beberapa waktu yang lalu. 

Ketiga pelaku yang diduga pengedar atau kurir ratusan pil ekstasi ini, yakni seorang pria dan dua wanita. Masing-masing berinisial AR warga Desa Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dua perempuan warga Bangka Tengah yaitu Ay dan Pi.

Kepala BNNP Bangka Belitung, Brigjen (Pol) M Zainul Muttaqien mengatakan, ketiga pelaku ditangkap petugas di sebuah hotel di Pangkapinang saat akan melakukan transaksi ekstasi.

"Pil ekstasi ini dibawa oleh pelaku Ar, warga Riau, dan barang ini dari luar Indonesia dibawa melalui Riau ke Bangka Belitung dan dibawa langsung oleh kurirnya bernama AR warga Desa Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau,” kata Brigjen (Pol) M. Zainul Muttaqien saat menggelar konferensi kepada wartawan di gedung BNNP Bangka Belitung, Kamis (23/12/2021)

Diungkapkan M  Zainul, Ar rencananya akan mengantarkan ratusan pil ekstasi kepada Ay dan Pi, warga Bangka Tengah di sebuah hotel yang ada di Pangkapinang.

"Untuk kasus ribuan pil ekstasi ini terbongkar setelah petugas gabungan dari BNN dan Bea Cukai Pangkalpinang mendapatkan informasi tentang adanya pengiriman narkotika jenis ekstasi dan sabu dari Riau ke Bangka Belitung menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Muntok, Bangka Barat dan akan diserahkan kepada penerima di salah satu hotel di Pangkalpinang pada 28 Oktober 2021 lalu," ujarnya.

Lanjutnya setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak pelapor bersama Tim Dakjar BNNP Babel yang dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan dan intelijen Kombes (Pol) Purwoko Adi  melakukan koordinasi ke Kantor BNNK Kota Pangkalpinang serta Bea Cukai Pangkalpinang untuk memastikan informasi yang diberikan masyarakat tersebut.

Selanjutnya sekira pukul 22.00 WIB, tim melihat ada seorang laki-laki dengan ciri-ciri seperti yang diinformasikan, dan tak lama berselang petugas langsung melakukan pengamanan dan langsung membawa masuk AR ke dalam kamar hotel tempat dia menginap.

"Dan hasil penggeledahan dengan disaksikan pihak hotel petugas mendapati barang bukti narkotika jenis ekstasi sebanyak 1.156 butir dan narkotika jenis sabu dengan total berat 209 gram yang terdiri dari dua bungkus sedang plastik bening sabu dengan berat bruto 102 gram dan 107 gram," ungkapnya.

"Tersangka AR mengaku diperintahkan oleh seseorang dan diupah sebesar Rp 10 juta sekali perjalanan dan baru dibayarkan Rp 2 juta, dan nilai barang ini kalau dirupiahkan mencapai Rp 1 miliar," ujar kepala BNNP M Zainul.

Kemudian dijelaskan M Zainul pihaknya usai melakukan penggeledahan terhadap AR petugas masih menunggu kedatangan kedua rekan dua perempuan Bangka Tengah bernama Ay dan Pi, dan tak lama menunggu  kedua perempuan tersebut pun tiba dan mengambil barang ekstasi dari AR, untuk diperdagangkan.

"Namun saat akan mengambil barang-barang haram itu petugas langsung mengamankan keduanya di lokasi yang sama, kemudian petugas juga melakukan penggeledahan di kontrakan AR dan Ay di sana petugas mendapati empat paket sabu yang siap diedarkan," ujarnya.

"Keduanya perempuan itu pun mengakui bahwa mereka datang untuk mengambil narkotika jenis ekstasi dan narkotika jenis sabu itu dan akan digunakan untuk pesta akhir tahun ini," kata Brigjen (Pol) M. Zainul.



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL