Ini Penjelasan Biro Ekonomi Terkait Bahan Pokok Naik Signifikan

Dwi H Putra    •    Rabu, 29 Desember 2021 | 16:42 WIB
Lokal
Caption: Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad  Yani. (dwi/wb)
Caption: Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad Yani. (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama sejumlah instansi hingga pemilik distributor bahan pokok (Bapok) melakukan 'high level metting', guna menyikapi sejumlah bapok yang naik signifikan. 

Diakui Biro Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Babel, memang dalam kurun waktu satu minggu terakhir bapok naik, terutama telur ayam. 

"Kami sudah melakukan 'high level metting' sekarang ini instansi terkait masih menelusuri apa penyebab kenaikan ini," kata Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan, Ahmad  Yani di Pangkalpinang, Rabu (29/12/2021)). 

"Apakah dari peternak, panyalur atau distributornya, semua masih ditelusuri," ujarnya. 

Menurutnya dari high level metting tersebut, diketahui kenaikan bapok terutama telur tidak hanya di Babel saja, melainkan di seluruh daerah di Indonesia. 

"Satgas pangan terus menelurusi, tidak hanya telur tapi jenis lainnya," jelas Ahmad Yani. 

"Kalau untuk cabai, itu kemungkinan disebabkan gagal panen akibat cuaca buruk, sehingga cabai busuk, sedangkan bahan lainnya dikarenakan cuaca buruk saat ini masih melanda provinsi kepulauan," paparnya. 

Ahmad Yani melanjutkan kenaikan harga ini tidak diinginkan pemerintah termasuk Bank Indonesia, sebab akan menyebabkan inflasi tinggi. 

"Kalau terjadi inflasi, maka percuma masyarakat giat bekerja, sebab apa yang didapatkan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, tidak bisa untuk yang lainnya," pungkasnya. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL