Tahun ini 22 Personil Polda Babel Dipecat, Paling Banyak Kasus Narkoba

Firman    •    Jumat, 31 Desember 2021 | 16:10 WIB
Lokal
Caption:  Kapolda Babel, Irjen (Pol) Yan Sultra Indrajaya, Kamis (30/12/2021) saat menggelar konferensi pers, di gedung Tribrata Mapolda. (fn/wb)
Caption: Kapolda Babel, Irjen (Pol) Yan Sultra Indrajaya, Kamis (30/12/2021) saat menggelar konferensi pers, di gedung Tribrata Mapolda. (fn/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sebanyak 22 oknum anggota polisi di jajaran Polda Bangka Belitung terkena Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau di pecat sepanjang tahun 2021.

Pemecatan 22 oknum anggota Kepolisian dijajaran Polda Babel tersebut, karena terlibat berbagai kasus hukum seperti kasus pelanggaran disiplin, narkoba, asusila nikah sirih dan disersi. 

"Tahun ini yang paling banyak terkena PTDH adalah kasus narkoba," kata Irjen (Pol) Yan Sultra Indrajaya, Kamis (30/12/2021) saat menggelar konferensi pers, di gedung Tribrata Mapolda.

Kapolda mengungkap, secara rinci jumlah kasus yang dilakukan sejumlah oknum anggota di jajaran Polda Babel ini, yakni kasus narkoba 14 orang, desersi lima orang, asusila dua orang, dan nikah sirih satu orang.

Selain itu, Kapolda menyebutkan, sepanjang tahun 2021 jumlah kasus yang melibatkan para oknum anggota kepolisian di jajaran Polda Babel sebanyak 126 kasus, mulai dari pelanggaran disiplin hingga kode etik. 

"Dari 126 kasus tersebut terdiri dari 55 kasus pelanggaran disiplin dan 71 kasus pelanggaran kode etik," ujarnya.

"Jadi kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan oknum ini, antara lain meninggalkan masa dinas, meninggalkan wilayah dinas, hingga tidak melaksanakan apel," urainya.

Langkah tegas ini, ditekankan Kapolda, sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam memberantas narkoba di lingkungan Polri.

"Kita punya komitmen untuk betul masalah narkoba dan ini harus diberantas, agar bisa jadi teladan masyarakat bahwa polisi yang melanggar harus ditindak dengan tegas," ujarnya. (fn/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL