Kebakaran Hebat, Jago Merah Selimuti GOR Mega Proyek Porprov di Muntok

Chairul Aprizal    •    Sabtu, 08 Januari 2022 | 21:20 WIB
Video Kite
GOR yang bakal digunakan untuk ajang Porprov di Kecamatan Muntok dilalap jago merah.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Gedung Olahraga (GOR) Porprov yang bernilai puluhan miliar rupiah di Pal 9 Desa Air Limau, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, terbakar, Sabtu (08/01/2022), malam.

Bangunan besar yang baru 35 persen selesai dari perencanaan ini diselimuti api, padahal pihak Cipta Karya Disperkimhub Bangka Barat masih membutuhkan anggaran sekitar 45 miliar rupiah lagi dari APBD untuk dapat menyelesaikan sisanya.

Kebakaran yang menghebohkan ini membuat Petugas Damkar dibantu oleh TNI, Polri sedikit kesulitan untuk memadamkan api hingga terlihat juga Wakil Bupati Bangka Barat, bersama Kapolres Bangka Barat langsung mendatangi lokasi.

Kapolres Bangka Barat AKBP.Agus Siswanto menyampaikan bahwa GOR yang diperuntukkan untuk sport hall itu dilaporkan kejadian kebakarannya sekitar pukul 18.30 WIB.

"Kita datangi TKP bersama Pemda, Damkar, TNI, Polri untuk memadamkan, sementara Reskrim juga turun untuk melakukan penyelidikan penyebab-penyebab kebakarannya," ungkap Kapolres kepada awak media.

Agus menjelaskan karena di proyek sport hall masih ada sejumlah pekerja sehingga diduga sementara sumber api muncul akibat dari membakar sampah yang menyambar kayu-kayu bangunan.

"Setelah ini kita lakukan pemeriksaan kepada pekerja-pekerja yang ada di sini untuk memperjelas penyebab kebakaran ini" Tutur Kapolres.

Salah seorang saksi sekaligus pekerja di lokasi Rodiansyah (34) warga Sungailiat mengungkapkan mereka memang sempat membakar sampah karena untuk menyingkirkan sejumlah paku-paku yang ada di lokasi.

"Kami bakar untuk keamanan supaya paku itu nggak nimbul nggak terinjak, setelah itu saya mandi, gantian yang menjaga. Setelah yang pertama tadi pulang, setelah dilihat api sudah besar. Kan anginnya kencang. Kami siram - siram mati sebentar tapi kami masih nunggu disitu", jelasnya.

"Ditiup angin lagi api makin besar, kami nggak sanggup lagi, lari ke jalan nahan mobil orang minta telepon damkar. Bakar sampahnya sore sekitar jam 5, mulai kebakaran abis maghrib. Cepat apinya mati setelah ada damkar" tandas Rodi.

Kemudian setelah petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang sudah memakan keseluruhan gedung itu akhirnya dapat dikendalikan sekitar pukul 20.10 WIB.(rul/wb)






MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE