Pasien DBD Membludak, RSUD Sejiran Setason Kekurangan Ruangan

Chairul Aprizal    •    Rabu, 12 Januari 2022 | 16:29 WIB
Lokal
Caption: Plt Direktur RSUD Sejiran Setason dr.Rudi Faizul. (rul/wb)
Caption: Plt Direktur RSUD Sejiran Setason dr.Rudi Faizul. (rul/wb)

MUNTOK, www.wowbabel.com -- Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai memenuhi kamar di RSUD Sejiran Setason hingga membuat over kapasitas dan pihak RSUD menjadi kekurangan tenaga kesehatan.

Diungkapkan oleh Plt Direktur RSUD Sejiran Setason dr.Rudi Faizul Badri kalau sekarang pasien terserang DBD menumpuk di rumah sakit pasca kejadian dua orang meninggal dunia korban DBD beberapa hari lalu.

"20 orang dewasa dan anak-anak sekarang berada di RSUD baru 11 hari, yang wafat dua orang kemarin dari Air Samak dan Air Limau," ucap dr.Rudi, Rabu (12/01/2022).

Disebutnya, seperti terlalu fokus menangani dan mengurusi Covid-19 terus menerus sehingga lupa akan penyakit DBD yang mengintai memasuki musim hujan sekarang.

"Terpaksa bidang Keperawatan izin ke saya dan Bupati untuk mengaktifkan pelayanan ruang tambahan dengan PHL Wisma Karantina (WK) yang dirumahkan kemarin menjadi perawat sebagai tenaga sukarela," tuturnya.

"Sebagian kecil hati-hati RSUD sedang infeksius banyak nyamuk itu kalau pagi dan sore. Pada ruang anggrek atas sudah buka 21 bed pagi. Alhamdulillah beberapa nakes yang dirumahkan ikhlas menjadi TKS dan langsung terisi 20 pasien terdiri dari 4 dari poli, 1 dari ICU dan 1 dari IGD, jadi sisa 1 bed," terang Rudi. (rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE