100 Ribu Lebih Hektar Hutan di Bangka Belitung Rusak

Dwi H Putra    •    Jumat, 14 Januari 2022 | 10:33 WIB
Lokal
Ilustrasi (dok/wb)
Ilustrasi (dok/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan melakukan revitalisasi kerusakan hutan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). 

Seperti diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, mengatakan revitalisasi hutan ini akan direalisasikan setelah proses validasi selesai dilaksanakan kementerian. 

"Inventarisir dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel sudah selesai, tinggal validasi KLHK. Ketika sudah, baru direvitalisasi semuanya," kata Abdul Fatah kepada awak media, Jumat (14/1/2022). 

Hanya saja dirinya belum bisa menyebutkan berapa luas kerusakan hutan yang disampaikan ke KLHK.

Namun berdasarkan data dihimpun, setidaknya ada 100 ribu lebih hutan di Babel rusak dari luas seluruhnya yang mencapai dari 659 ribu hektare.

"Teknisnya belum final, berapa yang akan direvitalisasi, masih naik turun, karena masih dalam penilaian, jadi belum bisa disebutkan," jelas Wagub. 

Diakuinya revitalisasi hutan di Babel ini sejalan dengan program Food Estate, programnya Presiden RI Joko Widodo sebagai upaya pemerintah pusat untuk mendukung ketahanan pangan negara. 

"Jadi semua yang dilakukan ini untuk mendukung itu, kalau ini selesai, Babel akan menjadi provinsi pertama di Indonesia," paparnya. 

"Dan kami yakin akan menjadi yang pertama," harapnya.

Wagub menambahkan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan hutan di Babel, baik hutan produksi, hutan lindung dan lain sebagainya.

"Namun dominan tetap di penambangan timah secara ilegal," tegas Abdul Fatah. 

"Banyak hal terkait kerusakan hutan ini, ya tentunya yang ilegal-ilegal itu, karena dia tidak lihat apa ini hutan produksi atau hutan lindung dan lain sebagainya, ini faktornya," pungkasnya. (dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE