Harga Timah Rekor Terus Sampai Mentok

Tim_Wow    •    Jumat, 14 Januari 2022 | 10:39 WIB
Ekonomi
Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sebagian besar harga logam dasar di London Metal Exchange melemah pada  Kamis (13/1/2022)  setelah melonjak pada hari Rabu. Namun tidak dengan harga timah yang diperdagangkan di  puncak terbarunya sepanjang masa.

Sedangkan di pasar Shanghai, harga timah sudah berada di atas 310.000 yuan per metrik ton sebagai rekor harga tertinggi sepanjang sejarah ditransaksikan di bursa kedua terbesar itu. Diperkirakan harga timah di Shanghai sudah mentok sehingga sulit untuk melanjutkan tren kenaikan.

Kemarin di LME, logam tembaga melonjak ke harga tertinggi sejak Oktober sebelum jatuh kembali ke US$4.50/lb, sementara timah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$41.711 per metrik ton sebelum sore harinya ditutup US$41.550 per metrik ton dengan persediaan di gudang terus bertambah menjadi 2.125 ton.

Pasar logam industri bergerak lebih tinggi lagi, karena pemadaman produksi dan persediaan yang menyusut menghidupkan kembali kekhawatiran tentang pasokan global dari beberapa blok bangunan utama ekonomi dan transisi energi hijau.

Logam dari aluminium hingga seng melonjak pada 2021 setelah pandemi menghantam produksi di tambang dan peleburan, menimbulkan kekacauan di jaringan logistik global, dan memicu lonjakan permintaan. Baik dalam tembaga dan timah, tingkat persediaan London Metal Exchange  dalam tekanan yang mendorong harga spot ke rekor dalam perdagangan. 

Lonjakan harga timah dalam dua hari terakhir menyebabkan, kontrak timah di Shanghai Futures Exchange ( SHFE)  sempat terhenti  karena pasokan spot terbatas, dan pengiriman pasar rendah. Oleh karena itu persediaan waran meningkat. 

Pergerakan harga timah di SHFE di level tertinggi sepanjang sejarah itu diperkirakan trennya terhenti.

"Dalam hal pergerakan pasar, kontrak timah SHFE 2202 di atas bergerak sekitar 310.000 yuan dan modal meninggalkan pasar. Masuk dan keluarnya dana baru-baru ini menunjukkan permintaan spekulasi yang lebih kuat, sehingga harga tidak mungkin untuk mempertahankan tren naik," kata analis pasar Shanghai Metal Market, Kamis (13/1/2022) pagi. (wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE