Soal Sengketa Lahan, Pengadilan Kembali Tolak Gugatan DPW PKS Babel

Firman    •    Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:58 WIB
Lokal
Caption: Riduan Thalib. (IST)
Caption: Riduan Thalib. (IST)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Sengketa lahan dan gedung Kantor DPW PKS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara Ridwan Thalib selaku tergugat dan penggugat DPW PKS Babel yang semula memanas, kini mantan ketua DPW PKS Babel Riduan Thalib mendapatkan angin segar.

Pasalnya, Pengadilan Tinggi (PT) Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung menerima eksepsi dari tergugat dan menolak gugatan banding dari pihak penggugat dalam hal ini DPW PKS berdasarkan Keputusan Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, pada Oktober 2021 yang lalu.

Hal ini sesuai informasi putusan banding yang diterima tergugat, yakni Riduan Thalib melalui e-court dengan nomor putusan banding :26/PDT/2021/PT BBL Rabu tanggal 12 Januari 2022.

Adapun isi amar putusan banding dalam salinan ini.

Satu, menerima permohonan banding dari Pembanding semula Penggugat /Tergugat Rekonvensi tersebut.

Dua, menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Pangkalpinang Nomor 19/Pdt.G/2021/PN Pgp tanggal 29 Oktober 2021 yang dimohonkan banding dengan perbaikan redaksi amar (dictum) putusan sebagai berikut :

"Eksepsi pembelaan dari tergugat, yaitu kami berdasarkan putusan Pengadilan Negeri. Menguatkan putusan Pengadilan Negeri yang sudah menerima eksepsi kita dan menolak gugatan pihak penggugat, yakni DPW PKS," kata Riduan Thalib, Jumat (14/1/2022) malam.

Selain itu Ridwan Thalib menjelaskan, bahwa salinan informasi putusan banding dari Pengadilan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam konvensi dan rekonvensi juga berisi tentang Menghukum Penggugat konvensi/ Tergugat rekonvensi untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp 1.210.000,00 (satu juta dua ratus sepuluh ribu rupiah).

Bahkan dirinya menyebutkan, salinan ini juga berisi tentang Menghukum Pembanding, yakni semula Penggugat/Tergugat Rekonvensi untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).

"Setelah mereka banding di Pengadilan Tinggi diputuskan bahwa ditolak gugatan banding mereka (DPW PKS- red), bahkan disebutkan salah satu alasannya tidak memiliki legal standing, artinya tidak memiliki dasar hukum yang kuat untuk melakukan gugatan banding ini," ungkapnya.

Riduan Thalib mengucapkan rasa bersyukur  kepada Allah SWT atas salinan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Babel yang telah menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

"Alhamdulillah, langkah yang dilakukan oleh pihak penggugat itu tidak disetujui oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Bangka Belitung, dan ini menunjukkan penegakan keadilan memang benar-benar diwujudkan dan rasa keadilan yang kami harapkan bisa terpenuhi," katanya.

Ditambahkan, mantan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang duduk selama tiga periode sejak 2001-2014 ini bersikukuh mengklaim punya dasar hukum yang kuat terhadap materi atau objek gugatan ini.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para hakim di Pengadilan Tinggi yang sudah menegakkan status hukum yang benar dan adil yang diharapkan.

"Kita berharap semoga hasil putusan Pengadilan Tinggi Bangka Belitung ini menjadi dasar pertimbangan pihak-pihak terkait untuk bisa memahami bahwa langkah hukum yang dilakukan oleh pihak penggugat itu mentah dan tidak memiliki kekuatan. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan peradilan hukum kita di Bangka Belitung," ujar Ridwan Thalib. (fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE