Viral Video Perkelahian Remaja Putri, Polres Pangkalpinang Amankan Pelaku dan Perekam Video

Firman    •    Senin, 31 Januari 2022 | 11:21 WIB
Viral
Potongan vidoe perkelahian remaja putri yang diduga terjadi di Bangka Belitung.(ist)
Potongan vidoe perkelahian remaja putri yang diduga terjadi di Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com-- Video yang sempat viral dan beredar mengenai perkelahian dua perempuan Anak Baru Gede (ABG) di media sosial (Medsos) akhirnya terungkap.

Terduga pelaku perundungan diketahui berinisial R (16) warga Jebus, Kabupaten Bangka Barat, sedangkan korban inisial A (17) warga Kota Pangkalpinang.

Baca Juga: Viral, Beredar Video Perkelahian Remaja Putri yang Diduga Terjadi di Bangka Belitung

Keberadaan pelaku pun berhasil diketahui pihak Polres Pangkalpinang, pasca video tersebut viral dan tersebar luas di media sosial sejak Sabtu (29/1/2022) lalu.

Dalam vidoe amatir berdurasi 29 detik itu, tererekam dua orang remaja putri terlibat perkelahian, hingga salah satunya tersungkur tak berdaya, diduga aksi tersebut dipicu persoalan pacar.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra mengatakan, pelaku melakukan perundungan dilandasi oleh motif asmara, mereka diketahui berebut cowok atau pacar.

"Untuk sementara motifnya masalah cowok, tetapi masih kami telusuri sampai saat ini dan masih dalam pemeriksaan unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA-red) kami," kata AKP Adi Putra, Senin (31/1/2022).

Dijelaskannya, kejadian tersebut terjadi pada 29 Januari 2022, disalah satu desa di Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Dia mengatakan, korban merupakan salah satu pelajar di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan yang ada di Kota Pangkalpinang, sementara pelaku tidak bersekolah lagi. Korban dan pelaku juga saling kenal.

"Kasusnya sedang kami tangani karena kejadian masuk wilayah hukum kami," ujarnya.

Diungkapkannya, pasca videonya viral dan korban melapor ke polisi, pelaku termasuk perekam video dan yang punya handphone berhasil diamankan. Saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Karena korban dan pelakunya ini masih di bawah umur, maka kami akan melibatkan pihak-pihak lainnya untuk mengambilnya langkah selanjutnya," ucapnya.(fn/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL