Ini Penyebab Melonjaknya Kasus Covid-19 di Bangka Belitung

Dwi H Putra    •    Jumat, 11 Februari 2022 | 05:32 WIB
Nasional
Sekretaris Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)
Sekretaris Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa.(dok)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus 2019 (Covid-19) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengatakan kenaikan lonjakan kasus dalam satu pekan terakhir disebabkan beberapa faktor. 

Seperti diungkapkan Sekretaris Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, menjelaskan hal yang paling utama adalah terdeteksinya Omciron di Babel, dimana kasus di Belitung ada sembilan orang dan sudah dinyatakan sembuh, sedangkan di Bangka ada 80 orang probabel atau mendekati Varian Omicron, tapi masih menunggu pernyataan dari laboratorium penelitian kesehatan. 

"Selain itu, waktu libur panjang beberapa waktu lalu dilihat dari yang terpapar positif, kebanyakan pelaku perjalanan yang bakal kembali ke Jakarta dari Babel diketahui saat tes dinyatakan positif," kata Mikron kepada wowbabel.com, Kamis (10/2/2022). 

"Arahan dari Presiden Jokowi ada dua hal yang harus dilaksanakan dan tingkatkan, yakni vaksinasi dan protokol kesehatan terutama mengenakan masker dan lainnya," ujarnya. 

Mikron melanjutkan pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi beberapa hari lalu, ada kata kunci yang harus dilaksanakan pertama kekompakan satgas terus ditingkatkan, kemudian dalam rangka pengawasan masyarakat dan terakhir protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari. 

Terkait Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali, diakuinya memang masih diterapkan hingga tanggal 14 Februari 2022, dari koordinasi dan beberapa kali pertemuan malah PPKM skala mikro di tingkat pedesaan, sehingga antisipasi mulai langsung dari tingkat bawah, lalu apakah masih akan diteruskan atau tidak khususnya Babel itu masih menunggu dari pusat. 

"Namun, apakah akan diterapkan kembali atau diperpanjang seiring perkembangan kasus saat ini, masih menunggu kebijakan dari pusat," jelas Mikron. 

Sementara itu, ditambahkannya berdasarkan data yang dihimpun Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Satgas Covid-19 Babel, terhitung per hari ini saja angka kasus sudah mencapai 141 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Dari tujuh kota/ kabupaten di Babel, Kota Pangkalpinang masih menjadi wilayah tertinggi kasus Covid-19 dengan penambahan 56 kasus, lalu Kabupaten Bangka sebanyak 30 kasus, Belitung sebanyak 25 kasus, Bangka Tengah (Bateng) sebanyak 12 kasus, Belitung Timur sebanyak delapan kasus, Bangka Barat (Babar) sebanyak empat kasus dan Bangka Selatan (Basel) sebanyak empat kasus. 

"Kemudian pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 17 orang dan nihil kasus kematian karena Covid-19," terang Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel ini. 

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak masyarakat dapat lebih mewaspadai penyebaran virus dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, mengingat sudah terdeteksinya varian Omicron di Babel. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL