Kuliner Khas Belitung Buat Melati Erzaldi Jatuh Hati

ADVERTORIAL    •    Jumat, 25 Februari 2022 | 15:32 WIB
Lokal
Caption: Melati Erzaldi saat mencicipi beragam makanan Khas Pulau Belitung. (IST)
Caption: Melati Erzaldi saat mencicipi beragam makanan Khas Pulau Belitung. (IST)

TANJUNGPANDAN, www.wowbabel.com -- Siapa yang tidak tahu bahwa Belitong begitu kaya akan kuliner? Ragam makanan yang tidak hanya khas tetapi juga unik, bahkan tidak ditemui di daerah lain di Indonesia. Selain ragam pilihan wisatanya, kuliner juga menjadi andalan Negeri Laskar Pelangi. 

Melati Erzaldi, istri dari Gubernur Babel, begitu jatuh cinta dengan kekayaan yang dimiliki Pulau Belitong ini. Sehingga, tiap kali mengunjungi Pulau yang digadang Kemenparekraf sebagai 10 Bali Baru di Indonesia, dirinya tidak akan membiarkan waktu luangnya tanpa mengunjungi tempat-tempat makan khususnya kuliner khas. 

Tiba di Belitung Timur pada Rabu lalu (23/02/2022), usai memberi arahan pada salah satu kegiatan TP PKK Babel di Kota seribu satu warung kopi, Manggar, dirinya langsung mengunjungi Warung Gangan di pinggiran Kulong Minyak, Kabupaten Belitung Timur. Dirinya selalu merindukan salah satu tempat makan favoritnya ini karena gangan ikan di sini bercita rasa cukup pedas. 

Warung Kopi Kong Djie, siapa yang tak kenal warung kopi ini, hingga menjamur warung kopi ber brand sama di Kota Tanjung Pandan dan menarik perhatian Melati Erzaldi yang juga dikenal sebagai pendukung UMKM agar menjadi produk yang mendunia, untuk dikunjunginya sore harinya. 

Kong Djie OS, di seputaran Kampung Parit Tanjung Pandan menurutnya adalah tempat yang cukup asik untuk menghabiskan waktu sore sebelum beristirahat hari ini. Melati Erzaldi memesan minuman dingin dan beberapa cemilan, seperti pisang dan tahu. 

"Tahunya lembut, seperti tahu susu atau tahu sutra, enak dimakan dengan cocolan saos pedas," ungkapnya. 

Kunjungi beberapa pelaku usaha dan me_review_ menu andalan memang sudah menjadi kebiasaan Melati Erzaldi. Mulai dari warung kopi kekinian seperti Kopi Satu Ruang, di sini dirinya mencicipi kopi susu yang sudah diproduksi botolan dengan es batu. 

"Enak dan Eko (pemilik Kopi Satu Ruang) harus benar-benar kerja keras untuk membranding kopi botolan ini," ungkapnya menyemangati sekaligus memberi masukan untuk beberapa hal yang menurutnya masih perlu perbaikan. 

Catatan lain darinya, sebagai entrepreneur muda, Eko yang memang merintis warung kopinya dari hanya berjualan kopi manual brew menggunakan gerobak kecil, lokasi saat ini yang bertempat di kantor pos Tanjung Pandan sudah sangat menjual, selain tempat yang dikemas nyaman, Melati Erzaldi berpesan agar mempertahankan pelayanan. 

Tak cukup warung kopi saja, sajian sebuah cafe yang diberi nama Steak Kenangan menjadi pilihan kunjungannya. 

"Luar biasa, steak kenangan menyajikan pilihan makan steak sederhana dari daging lokal dengan harga terjangkau. Yang spesial adalah rasa lada yang pastinya adalah lada lokal, pedasnya khas sekali " ungkapnya saat mencicipi potongan pertama steaknya. 

Menutup hari kedua berada di Pulau Belitung (Kamis, 24/02/2022), Warung Mamak menjadi pilihan yang pas menurutnya. Warung ini menyajikan kopi pada umumnya, tetapi tehnya cukup mengejutkan karena teh di warung ini di_blend_ dengan rempah-rempah lokal.

"Saya kaget dengan rasa teh yang tidak biasa ini, teh dengan campuran kapulaga, cengkeh dan kayu manis. Teh ini juga bisa dinikmati dengan tambahan susu," ungkapnya berekspresi saat mencicipi.

"Teh ini jadi seperti kopi rempah yang disajikan di hotel-hotel di Arab. Rasanya Getir seperti jamu dan kita bisa menikmati jajanan ringan produksi UMKM lokal," ungkapnya lagi.

Seperti biasa, Melati Erzaldi mendokumentasikan ini lewat video dan foto untuk nantinya akan diposting di akun pribadinya. Mencicipi dan me_review serta mempostingnya adalah salah satu bentuk dukungan yang paling sederhana darinya. Tidak hanya di Pulau Belitung, di Pulau Bangka pun banyak UMKM yang semakin dikenal karena promosi berupa rekomendasi langsung darinya. (adv/*)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL