Ustaz Dede : Suara Adzan Dilantunkan Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Robby_Salim    •    Jumat, 25 Februari 2022 | 15:19 WIB
Nasional
Anggota DPRD Bangka Belitung, Ustaz H Dede Purnama Alzulami Lc MA HK.(ist)
Anggota DPRD Bangka Belitung, Ustaz H Dede Purnama Alzulami Lc MA HK.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Dua hari terakhir masyarakat di Indonesia heboh, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menanggapi pernyataan Menteri Agama, yang menyamakan suara adzan dengan gonggongan anjing viral. 

Tak hanya menjadi status di Facebook, Whatsapp, Tiktok dan Instagram, kekesalan masyarakat pun menjadi perbincangan di warung kopi. 

Menanggapi hal ini, Ustaz H Dede Purnama Alzulami Lc MA HK yang juga sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung, mengatakan secara pribadi sangat menyayangkan akan statement yang diucapkan Menteri Agama dalam prihal ini.

"Sudah sekian lama kita bernegara dan bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan selama itu pulalah suara adzan, pengajian, dan lantunan ayat-ayat Alquran diperdengarkan," kata Ustaz Dede kepada wowbabel.com dihubungi via pesan whatsapp, Jum'at (25/2/2022).

"Bahkan jauh hari hari sebelum negeri ini lahir, namun kita hidup terus dalam ketentraman, tidak mengusik persaudaraan kita dalam bberbangsa," ujarnya. 

Menurutnya, statement yang diucapkan Menteri Agama itu bahkan akan menjadi benalu bagi bangsa ini, mengusik ketentraman dan keyakinan ideologi umat Islam.

"Walaupun menteri sendiri adalah umat Islam," jelas Ustaz Dede. 

"Terlebih dalam statement tersebut beliau membawa nama binatang "Anjing" sebagai simulasinya yang bagi saya pribadi tidaklah etis untuk membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing," tegasnya. 

"Yang saya ingat beliau juga menyampaikan "jadi suara-suara ini harus kita atur" lalu pertanyaan saya, bagaimana cara mengatur suara anjingnya? karena suara anjing juga masuk dalam suara-suara ini," sesalnya. 

"Statement saya ini bukan bermaksud memperkeruh keadaan. Namun, saya wajib memberikan sikap bahwa dalam hal ini saya tidak sepaham dengan Mentri Agama, dan beliau wajib mempertimbangkan prihal ini," tandas Ustaz Dede lagi. 

Ustaz Dede menambahkan masyarakat di Indonesia sudah terbiasa dengan suasana rukun, damai dengan keberagaman tradisi dan ritual agama yang ada. 

"Bahkan di sinilah toleransi sedang diuji dalam bernegara, sebab selama ini tidak ada masalah dalam setiap hal keagamaan," pungkasnya. (dwi/wb)






BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL