Undang Camat Se-Babel, Erzaldi Ajak Sosialisasikan KUR

Dwi H Putra    •    Kamis, 10 Maret 2022 | 15:31 WIB
Lokal
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman ketika memberikan pengarahan kepada camat Se-Babel terkait program KUR, Kamis (9/3/2022). (dwi/wb)
Caption: Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman ketika memberikan pengarahan kepada camat Se-Babel terkait program KUR, Kamis (9/3/2022). (dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menyampaikan di Wilayah Regional Sumatera akselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terutama di Babel kurang maksimal.

Padahal sebenarnya 95 persen tenaga kerja diserap usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan industri kecil menengah (IKM). 

"Artinya ketika dana KUR diserap oleh UMKM dan IKM rendah, secara otomatis serapan tenaga kerja pun berkurang," kata Erzaldi secara virtual ketika membuka kegiatan Sosialisasi Penyaluran KUR bagi perangkat daerah yang membidangi UMKM dan camat se-Babel di Kantor Gubernur Babel, Kamis (10/3/2022). 

"Memang angka pengangguran Babel nomor dua terendah," ujarnya. 

Dirinya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan KUR yang difasilitasi oleh pemerintah ini dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, sangat disayangkan jika kesempatan ini tidak diambil karena fasilitas ini diberikan oleh negara.

"Jika dimaksimalkan, ini peluang untuk daerah meraih serta memanfaatkan sumber daya lokal, sehingga membuat pertumbuhan ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi lebih baik," jelas Erzaldi. 

Tidak hanya itu, apabila fasilitas KUR ini dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dalam meningkatkan ekonomi, dapat mengantisipasi keterpurukan jika suatu saat harga komoditi pertambangan dan perkebunan melemah. 

"Saya berharap apa yang menjadi fasilitas pemerintah ini diambil, saya melihat kondisi pertambangan dan perkebunan yang komoditi perkebunan membuat masyarakat tidak  memperhatikan KUR ini," paparnya. 

"Ketika situasi berbalik, kita harus mengantisipasi itu, kondisi itu ketika komoditi pertambangan dan perkebunan turun," tegas Erzaldi. 

Maka dari itu, Erzaldi berharap kepada para camat di Babel untuk mengenalkan kepada masyarakat terkait KUR- UMKM ini, sebab para camat adalah garda terdepan atau lebih dekat dengan masyarakat.

"Ini memang tugas cukup berat ada resiko, tapi kalo sesuai aturan, resiko itu bisa kita hadapi bersama-sama," tandasnya. 

"Oleh sebab itu, saya mengundang camat, yang mana camat leader di wilayah, akan lebih cepat dalam mendorong UMKM dan IKM," pungkasnya. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL