SPPBE Belitung Siap, Pertamina Bisa Suplai 480 Metrik Ton LPG

ADVERTORIAL    •    Kamis, 17 Maret 2022 | 21:45 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)

TANJUNGPANDAN,www.wowbabel.com -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman melakukan kunjungan kerja ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Elpiji (SPPBE) PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa di Jalan Pelabuhan Angan, Juru Seberang, Tanjungpandan, Belitung, Rabu (16/3/2022). 

Kehadirannya guna memastikan ketersediaan stok dan suplai LPG (Liquefied Petroleum Gas) atau elpiji untuk wilayah Pulau Belitung, dan tidak terjadi kelangkaan. Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir ketersediaan gas di Pulau Belitung menipis. Hal ini disebabkan agen LPG subsidi hanya dapat menebus sebanyak 1 LO (truk). 

Kelangkaan juga disebabkan karena total daya tampung SPPBE yang ada di Pulau Belitung sebesar 570 MT (Metrik Ton), hanya dapat tersuplai dari Palembang dengan kapasitas 131 MT yang dikirimkan dengan menggunakan kapal Landing Craft Tank (LCT) skid tank. Dari 570 MT tersebut terbagi di dua tempat yakni 450 MT di SPPBE PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa (pengisian LPG subsidi), dan 120 MT di PT Energi Laskar pelangi (non subsidi). 

Erzaldi menegaskan jika pihak Pertamina seharusnya dapat menyuplai LPG menggunakan kapal tongkang dengan kapasitas 480 MT seperti yang pernah dilakukan pada bulan Desember 2021. Dengan suplai 480 MT, akan dapat memenuhi kebutuhan LPG di Pulau Belitung selama setidaknya 20 hari. Jika hanya 131 MT maka hanya cukup untuk 6 hari. 

“Semoga pertamina mendukung kebijakan ini,” ungkap Erzaldi saat meninjau hingga ke ujung dermaga terminal khusus milik PT BISS bersama Manager Rayon VI Belitung, Reiner Bontong, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan PT Pelindo. 

Dengan adanya terminal khusus  berkapasitas kurang lebih 600 MT ini, dikatakan gubernur akan sia-sia jika hanya disuplai dengan kapasitas 131 MT per satu minggu sekali. Hal ini pula yang membuat orang nomor satu di Bumi Serumpun Sebalai ini mendorong PT Pertamina untuk menyuplai hingga 480 MT sesuai kapasitas terminal khusus. Untuk itu, dirinya sudah menyampaikan kepada Reiner Bontong beberapa hal yang harus diupayakan untuk penambahan kuota. 

“Akan menjadi percuma karena kapasitas 570 MT ini banyak yang kosong. Saya akan segera berdialog dengan Pertamina dan melayangkan surat untuk memantapkan penambahan kuota, dan juga harus disampaikan ke Dirjen Migas," ungkapnya kepada pihak Pertamina di depan para awak media. 



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL