Akhirnya Pelaku Pembunuhan di Cafe Dragon Terungkap

Dwi H Putra    •    Sabtu, 02 April 2022 | 12:40 WIB
Lokal
Yoga (20) warga Gang Singkur, Kelurahan Nelayan, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, pelaku pembunuhan di Tempat Hiburan Malam (THM) Cafe Dragon di Jalan Jelitik, Kecamatan Sungailiat pada Minggu (30/1/2022) lalu akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian.(ist)
Yoga (20) warga Gang Singkur, Kelurahan Nelayan, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, pelaku pembunuhan di Tempat Hiburan Malam (THM) Cafe Dragon di Jalan Jelitik, Kecamatan Sungailiat pada Minggu (30/1/2022) lalu akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian.(ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Yoga Saputra alias Yoga (20) warga Gang Singkur, Kelurahan Nelayan, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, pelaku pembunuhan di Tempat Hiburan Malam (THM) Cafe Dragon di Jalan Jelitik, Kecamatan Sungailiat pada Minggu (30/1/2022) lalu akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian. 

Yoga diringkus Tim Kelambit Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangka bersama Tim Subdit III Ditreskrimum Polda Babel ketika sedang santai di Cafe Dragon. 

"Terungkapnya kasus ini ketika tim melakukan penyelidikan di Cafe Dragon, guna melakukan interogasi terhadap teman-teman korban diantaranya Apriansyah, Wili, Yogi, Basra, Adam, Ijal, Rais, Risman, Aliung dan pelaku Yoga," kata Kasat Reskrim Polres Bangka, AKP Ayu Kusuma Ningrum seizin Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan di Sungailiat, Sabtu (2/4/2022). 

Lanjutnya setelah dilakukan interogasi kembali terhadap para saksi tersebut serta dilakukan pra rekonstruksi pada saat kejadian, kecurigaan tim mengarah kepada Yoga, kemudian tim melakukan introgasi secata intensif terhadapnya. 

"Kurang lebih satu jam melakukan interogasi, pelaku pun mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap Agung," jelas AKP Ayu. 

"Berdasarkan keterangan pelaku, pembunuhan dilakukan dengan menggunakan obeng kecil menusuk korban sebanyak dua kali, lalu kabur dan membuang sweaternya berwarna hijau serta obeng ke laut," paparnya. 

"Pelaku juga mengaku melakukan penusukan disebabkan sudah mabuk, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik," pungkas Kasat Reskrim. 

* Berikut Kronologis Penusukan

Yoga menusuk korban, berawal karena sudah mabuk berat, kemudian timbul hasrat pelaku untuk melukai orang lain.

Setelah itu pelaku keluar dari dalam cafe dan membuka jaket hitamnya dan menggunakan jaket warna hijau kemudian masuk lagi kedalam cafe dan menuju ke tempat korban sedang berjoged.

Pelaku sempat bertanya kepada korban "Kamu siapa? teman apa bukan" namun korban hanya diam saja, pelaku pun langsung mengambil obeng dari dalam saku dan langsung menusuk leher korban sebanyak dua kali.

Melihat hal itu, pelaku sempat ditendang oleh teman korban Rian, dan langsung keluar cafe melepaskan jaket hijau dan menyimpannya berikut obeng yang digunakan untuk menusuk korban.

Selang beberapa menit kemudian, pelaku seperti tidak bersalah mengenakan kembali jaket warna hitam miliknya, masuk lagi kedalam cafe dan berbaur dengan teman-temannya. 

Akibat perbuatannya pelaku terancam Pasal 340 KUHPidana tentang Barangsiapa sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh penjara. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL