Tak Lolos Seleksi Polwan, SZ Nekat Tipu Keluarga Ngaku Jadi Polwan

Firman    •    Rabu, 13 April 2022 | 14:50 WIB
Lokal
Caption: SZ wanita yang menipu keluarganya karena tak lolos seleksi Polwan. (fn/wb)
Caption: SZ wanita yang menipu keluarganya karena tak lolos seleksi Polwan. (fn/wb)

PANGKALPINANG,  wowbabel.com -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengamankan seorang wanita muda berinisial SZ.

SZ diamakan Kepolisian lantaran telah melakukan tindak dugaan penipuan, dan mirisnya lagi, aksi penipuan dilakukan SZ ini, dilakukan terhadap keluarganya sendiri. 

Kabid Humas Polda Babel Kombes (Pol) Maladi mengungkapkan, SZ diamakan lantaran melakukan dugaan atas penipuan terhadap keluarganya sendiri dengan mengaku diterima menjadi anggota Polisi Wanita (Polwan). 

Maladi menyampaikan, kasus ini terungkap berawal dari adanya laporan penipuan pada tanggal 11 April 2022 lalu, yang dilaporkan oleh paman dan orangtua SZ yang merupakan wanita tersebut. 

"Keluarga termasuk SZ ini melapor ke Polda atas dugaan penipuan oleh beberapa orang yang menawarkan SZ untuk menjadi Polwan," kata Maladi, Rabu (13/4/2022).

Diungkapkannya, dari keterangan mereka mengakui bahwa telah mentransfer uang sejumlah kurang lebih Rp50 juta ke beberapa nomor rekening, uang tersebut diakui mereka dikirimkan dan digunakan untuk meloloskan SZ sebagai anggota Polwan dan biaya selama mengikuti pendidikan. 

Namun kata Maladi, karena merasa janggal dengan keterangan tersebut, Tim Opsnal dan penyidik kembali memanggil dan melakukan introgasi terhadap mereka.

"Setelah dilakukan pendalaman terhadap laporan tersebut, ternyata terungkap bahwa SZ inilah yang mengarang dan merekayasa cerita seolah-olah ia sudah diterima menjadi Polwan kepada orangtuanya dan pamannya," ujar Maladi.

Maladi menambahkan, aksi yang dilakukan SZ ini dengan alasan merasa malu dan depresi karena sering dibully temannya dan juga tidak ingin mengecewakan orang tuanya dan keluarganya.

Atas alasan tersebut disampaikan Maladi,  timbullah niat dari SZ ini untuk memalsukan kepada orangtua dan keluarganya dengan mengatakan bahwa dirinya lolos dan terpilih menjadi anggota Polri. 

"SZ ini memang pernah mendaftar Polri di tahun 2021, namun tidak lolos, akhirnya timbul niat begitu karena tidak mau mengecewakan keluarganya, untuk lebih meyakinkan keluarganya SZ juga pernah menggunakan seragam Polri yang dibelikannya melalui online," ucap Kabid Humas.

Sementara itu, Maladi juga mengungkapkan, agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali kepada masyarakat lainnya, Polda Babel menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tidak percaya dengan oknum-oknum yang menawarkan diri bisa meloloskan diri untuk menjadi anggota Polri, terlebih saat ini, Polri sedang melaksanakan rekrutmen atau penerimaan Polri tahun 2022.

"Kita sampaikan kepada masyarakat, bahwa masuk Polisi tidak bayar, jangan mudah di bohong, dan intinya ikuti prosedur dan aturan yang berlaku," kata Kombes (Pol) Maladi. (fn/wb) 



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL