Akhirnya Babel Miliki Sertifikat PLK, Petani Bisa Jual Lada di Pasar Lelang Komoditas

Dwi H Putra    •    Rabu, 20 April 2022 | 12:28 WIB
Lokal
Caption: emerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menerima secara simbolis Sertifikat Persetujuan Sebagai Penyelanggara Pasar Lelang dan Surat Keputusan Penyelanggara Pasar Lelang dari Badan Pengawas Perdagangan dan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. (dwi/wb)
Caption: emerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menerima secara simbolis Sertifikat Persetujuan Sebagai Penyelanggara Pasar Lelang dan Surat Keputusan Penyelanggara Pasar Lelang dari Badan Pengawas Perdagangan dan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. (dwi/wb)

PANGKALPINANG, wowbabel.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menerima secara simbolis Sertifikat Persetujuan Sebagai Penyelanggara Pasar Lelang dan Surat Keputusan Penyelanggara Pasar Lelang dari Badan Pengawas Perdagangan dan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan. 

"Sertifikat dan Surat Keputusan bernomor 01/ Bappebti tahun 2022 itu diserahkan langsung Kepala Biro Pembinaan dan Pengawasan SRG dan Pasar Lelang Komoditas (PLK) Bappebti," kata Kepala Disperindag Babel, Tarmin AB di Pangkalpinang, Rabu (20/4/2022).

Lanjutnya, Pasar Lelang Komoditas (PLK) telah ditetapkan tanggal 7 April tahun 2022 oleh Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu kepada Koperasi Petani Lada Babel.

"Ditekankan dalam pasal dua persetujuan ini berlaku selama pihak yang bersangkutan aktif dalam menjalankannya sesuai tugas dan fungsinya," jelas Tarmin. 

"Kita patut bersyukur, apa yang sudah dirintis kawan-kawan untuk dapat menyelengarakan PLK di Babel, disetujui, ini berita gembira," jelas Tarmin. 

"Dengan adanya persetujuan dari Bappebti dalam menyelengarakan PLK dapat mensejahterakan para petani dan maupun pengusaha," harapnya. 

Menurutnya, selama ini pengelolaannya belum menguntungkan semua pihak yaitu masyarakat petani, oleh karena itu dengan adanya PLK ini, akan banyak hasil yang dapat terutama keuntungan-keuntungan yang didapat para petani bisa menentukan kesejahteraan kedepannya. 

"Kami berterima kasih kepada Bappeti yang telah menyetujui untuk diselengarakan PLK di Babel," tukasnya. 

"Petani dapat memanfaatkan PLK, sehingga hasilnya dapat dirasakan oleh para petani dan masyarakat luas, kalau melalui tengkulak masyarakat kurang menikmati hasil pertaniannya,   adanya PLK akan lebih dinikmati oleh kepentingan masyarakat luas," pungkas Tarmin. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL