Budaya Mudik Dapat Tingkatkan Ekonomi Lokal Hingga 25 Persen

Dwi H Putra    •    Rabu, 20 April 2022 | 16:34 WIB
Nasional
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat tiba di Bandara Depati Amir Pangkalanbaru.(ist)
Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat tiba di Bandara Depati Amir Pangkalanbaru.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) sudah dua tahun melanda Indonesia, hal ini mengakibatkan banyak kegiatan serta aktifitas yang dibatasi dan ditadakan, seperti budaya mudik ketika lebaran.

Namun berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini pemerintah telah memperbolehkan adanya mudik lebaran dengan persyaratan patuh protokol kesehatan. 

"Budaya mudik tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antar keluarga, namun juga berdampak pada meningkatnya ekonomi lokal hingga 25 persen," kata Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno usai meresmikan Ruang Kreatif Melati di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (20/4/2022). 

"Nah, momen mudik ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), seperti menambah aneka jenis produk yang dapat menarik pemudik sehingga ketika balik ke kota luar Babel, bisa dibeli dan dibawa untuk teman dan lainnya," ujarnya. 

Menurutnya, dengan diberlakukan mudik lebaran tahun ini, selain berdampak pada perekonomian 20 hingga 25 persen pada ekonomi lokal, juga akan berdampak 72 triliun rupiah di bidang ekonomi daerah ini bisa terealisasikan.

"Contohnya saya sudah memakai Stanjak asal Bangka, ini kan hasil kerja UMKM, yang memiliki nilai ekonomi bagi daerah," jelas Sandiaga Uno. 

Sementara itu, salah seorang pedagang makanan khas Bangka, Wewe yang memiliki gerai di Jalan Sudirman Pangkalpinang, mengaku dengan dilonggarkan mudik lebaran sudah dipastikan banyak warga Bangka yang pulang kampung. 

"Inikan makanan khas Bangka dengan harga bervariasi, ketika warga lokal mudik otomatis ketika balik ke kota seperti Jakarta, Bandung dan lainnya mereka berbelanja untuk rekan atau keluarga diluar," terang Wewe. 

"Nah, disini lah produk UMKM akan laris. Tidak hanya mudik, adanya pelonggaran aktifitas masyarakat banyak juga tamu yang berlibur ke Bangka berbelanja oleh-oleh khas Bangka," pungkasnya. (dwi/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL