Cuaca Buruk dan Penampungan Terbatas Sebabkan Kelangkaan BBM di Bangka Belitung

Abeng    •    Rabu, 20 April 2022 | 13:38 WIB
Lokal
Ilustrasi. (dok/wb)
Ilustrasi. (dok/wb)

PANGKALPINANG, wowbabel.com  -- Persediaan bahan bakar minyak (BBM) di Bangka Belitung selama Ramadan dan Idul Fitri  masih aman. Adanya antrian kendaraan di beberapa SPBU disebabkan waktu pendistribusian barang yang dilakukan pada pagi hari, sehingga truk sudah menunggu jam buka operasional SPBU. 

Hanya saja, persoalan klasik tentang kelangkaan BBM di Bangka Belitung kerap terjadi sebagai daerah kepulauan saat cuaca buruk pasokan BBM dari Palembang terkendala cuaca di laut. Sementara infrastruktur penampungan BBM di Babel masih dalam kapasitas yang terbatas.

“Persoalan kelangkaan BBM dan gas di Babel ini terjadi dikarenakan cuaca dan kapasitas penampungan BBM yang masih kecil. Untuk itu, kami meminta BPH Migas mendorong agar Pertamina dapat membangun tangki tambahan untuk penyimpanan bahan bakar baik di Pulau Bangka maupun di Pulau Belitung," kata Erzaldi, Selasa (19/4/2022). 

Pernyataan Erzaldi ini menanggapi hasil monitoring yang disampaikan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Erika Retnowati saat bertemu Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi Rosman. 

Khusus di Pulau Belitung karena sering terdapat kelangkaan gas subsidi, tambah Erzaldi,  pihaknya  meminta agar transportasi atau distribusi logistik gas ke Belitung yang menggunakan 9 Skid Tank  masing-masing  memuat 11 metrik ton  cukup untuk memenuhi kebutuhan maksimal sampai dengan enam hari.

Erzaldipun mengusulkan agar sistem distribusi BBM bisa menggunakan kapal tangker yang muatannya mencapai 450 metrik ton sekali antar, sehingga cukup mampu memenuhi kebutuhan sampai dengan 22 hari. 

Dalam hal pengawasan dan penindakan distrubusi BBM, pemeribtah provinsi  berkolaborasi dengan Polda Babel. 

“Tidak hanya itu, kita juga berkolaborasi dengan perbankan dengan menerapkan penggunaan fuel card. Hal ini memang sudah kita lakukan agar penyaluran BBM dan gas benar-benar dapat tepat sasaran. Selain itu, kita juga menginisiasi penggunaan aplikasi BRIMOLA yang beberapa waktu lalu telah diluncurkan pertama kali di Kabupaten Belitung Timur,“ tambahnya.

Setelah mendengar penjelasan Erzaldi, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati mengapresiasi kebijakan-kebijakan yang diterapkan Erzaldi dalam mengatur agar skema distribusi BBM dan gas di Babel tepat sasaran. 

“Terkait stok BBM di Babel yang sering terganggu karena kondisi cuaca, kami sudah meminta kepada Pertamina untuk membangun penampungan dengan kapasitas besar, dan saat ini sudah mulai dibangun. Bukan hanya untuk solar saja, tetapi juga pertalite,“ pungkas Erika. (*)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL