CPO Masuk Daftar Larangan Ekspor, Pasar Dunia Mulai Cemas

Abeng    •    Kamis, 28 April 2022 | 10:23 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

JAKARTA, wowbabel.com  -- Kementerian Perdagangan RI mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan Sementara Ekspor CPO, Refined, Bleached and Deodorized (RBD) Palm Oil, RBD Palm Olein, dan Used Cooking Oil.

Akibat masuknya CPO dalam daftar larangan  ekspor mulai hari ini, Kamis (28/4/2022) berdampak terhadap pasokan minyak nabati dunia. Apalagi Indonesia adalah eksportir terbesar CPO.

Paramalingam Supramaniam, direktur pelindung Bestari yang berbasis di Selangor, Malaysia yang dikutip dari  Edge Market,  mengatakan pasar global menyimpan  kekhawatiran bahwa minyak sawit mentah  ditambahkan ke daftar produk terlarang untuk diekspor, karena merupakan bahan baku untuk olein sawit RBD.

Menurut Refinitiv Eikon, Indonesia mengekspor rata-rata sekitar 620.000 ton RBD per bulan pada tahun 2021, dibandingkan dengan rata-rata sekitar 100.000 ton minyak sawit mentah. Tujuan teratas termasuk India dan Pakistan dan Spanyol.

Langkah pemerintah Indonesia  untuk mengendalikan harga minyak goreng yang tinggi menyebabkan penurunan saham perusahaan minyak sawit terbesar pada hari Senin, sementara mata uang rupiah jatuh di Asia. Obligasi berdenominasi dolar yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia turun lebih dari 1 sen ke level terendah sejak kekalahan pasar Covid-19 Musim Semi 2020.

Menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) ekspor CPO olahan pada tahun 2021 mencapai 25,7 juta ton atau 75% dari total ekspor produk sawit. Ekspor CPO adalah 2,74 juta ton pada tahun 2021, atau 7,98% dari pengiriman.

Pada Januari dan Februari tahun ini, ekspor CPO olahan sebesar 3,38 juta ton atau 79% dari total ekspor, sedangkan ekspor CPO sebesar 90.000 ton atau 2% dari total yang dikapalkan.

"Meskipun pengecualian minyak sawit mentah dari pembatasan ekspor akan berdampak positif bagi pasar global, sebagian besar ekspor sawit Indonesia dalam bentuk minyak olahan dan tetap terkena dampak larangan tersebut," ujarnya.

Pasokan minyak nabati global sudah tersendat oleh cuaca buruk dan invasi Rusia ke produsen tanaman utama Ukraina, dan sekarang konsumen global tidak punya pilihan selain membayar mahal untuk persediaan pada saat inflasi pangan global melonjak ke rekor tertinggi.

 Berikut daftar lengkap minyak goreng dan bahan bakunya yang dilarang ekspor oleh pemerintah:

1. CPO

2. Minyak yang dimurnikan atau RBD palm oil

3. Minyak dalam kemasan dengan berat bersih tidak melebihi dari 25 kg atau RBD palm olein dengan kode HS 1511.90.36

4. Minyak dengan nilai iodine 55 atau lebih tetapi kurang dari 60 atau RBD palm olein dengan kode HS 1511.90.37

5. RBD palm olein dengan kode HS 1511.90.39

6. Minyak kacang tanah, kacang kedelai, kelapa sawit atau kelapa atau used cooking oil dari minyak kelapa sawit/kernel kelapa sawit dan fraksinya

7. Minyak dari kelapa sawit atau kernel kelapa sawit yang dinetralkan, dijernihkan, dan dihilangkan baunya (NBD) atau dimurnikan, dijernihkan, dan dihilangkan baunya (RBD)

8. Minyak dari buah kelapa sawit atau kernel kelapa sawit lainnya

9. Olahan atau campuran yang tidak dapat dimakan dari lemak atau minyak hewani atau fraksinya dan lemak atau minyak nabati atau fraksinya. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL