Harga Timah Shanghai Melonjak, LME Malah Anjlok

Tim_Wow    •    Kamis, 28 April 2022 | 09:57 WIB
Ekonomi
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com --  Sebagian besar logam dasar turun di London Metal Exchange (LME) Rabu (27/4/2022) dengan tembaga tergelincir sebanyak 0,9% dan timah sempat turun rendah 1,9%. Berbeda dengan pasar komoditas Shanghai Futures Exchange (SHFE), harga tumah kemarin ditutup melonjak 2,9%.

Kekhawatiran atas lemahnya permintaan di Cina karena pembatasan Covid-19 masih membebani pikiran para pedagang di LME sehingga mempengaruhi harga logam dasar.

Harga timah berjangka LME kemarin ditutup US$ 40.260 per metrik ton turun dari harga sehari sebelumnya yang melonjak di US$ 41.000 per metrik ton. Stok timah di gudang LME terus bertambah mencapai 3.030 metrik ton tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Selain timah, logam lainnya yang ditutup turun di LME yakni Tembaga dan Timbal. Alumunium, seng, dan nikel sedikit naik.

Di Shanghai Futures Exchange (SHFE) sebagian besar logam dasar ditutup dengan kenaikan karena situasi Covid-19 di Shanghai tampaknya telah mencapai titik puncaknya dengan orang yang terinfeksi  tanpa gejala di kota tersebut turun drastis dari hari yang lalu. Meskipun demikian, modal di pasar menarik diri d sehubungan dengan liburan Hari Buruh yang akan datang.

Tembaga Shanghai naik 0,3%, aluminium bertambah 0,51%, timbal turun 0,61%, seng naik 0,84%, timah melonjak 2,95%, dan nikel naik 5,52%.

"Harga  rata-rata timah spot SHFE   adalah 337.500 yuan, hampir sama dengan  kemarin, dengan kenaikan 0,07%. Ini terus menurun sejak 19 April, dengan penurunan 2,7% dalam enam hari perdagangan," kata ankis SMM dalam laporannya.

Menurut riset SMM, persediaan timah di waran dalam negeri Cina terus menurun didorong oleh stabilnya pengapalan di pasar spot. Persediaan luar negeri tetap stabil, dan kuotasi produk impor jangka panjang sedikit meningkat.

"Singkatnya, kontradiksi antara penawaran dan permintaan di tingkat fundamental rantai industri timah tidak menonjol belakangan ini, dan spekulasi pasar melemah. SMM berharap harga timah jangka pendek tetap tinggi," tu)is SMM dalam laporannya. (*)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL