Resmikan TPI Muara Baturusa, Ini Pesan Gubernur Bangka Belitung

ADVERTORIAL    •    Jumat, 29 April 2022 | 05:36 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) atau Tempat Pelelanganan Ikan (TPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang, Pangkalpinang, Kamis (28/4/2022) pagi.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) atau Tempat Pelelanganan Ikan (TPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang, Pangkalpinang, Kamis (28/4/2022) pagi.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, meresmikan sarana dan prasarana (sarpras) Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) atau Tempat Pelelanganan Ikan (TPI) Muara Sungai Baturusa, Ketapang, Pangkalpinang, Kamis (28/4/2022) pagi.

Disulapnya TPI menjadi lebih bersih dan representatif ini, akan membuat para pedagang ikan maupun konsumen semakin nyaman dalam aktivitas jual-beli di area itu. 

"Ini bagian daripada kinerja DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) yang selama ini harus kita dorong, bagaimana hasil laut ini betul-betul meningkat dan optimal. Tidak serta merta hanya melayani para pelelang, tetapi juga hasil laut harus optimal. Jangan sampai nanti dalam jumlah laut yang luas ini kita tidak menunjukkan hasil yang baik di sektor perikanan," ungkap Erzaldi saat memberikan sambutan.

Sektor perkebunan dan perikanan, berhasil berkontribusi pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Babel yang saat ini pada angka 20 persen, dan berada tipis di bawah sektor pertambangan.

"Ini sudah menunjukkan adanya peningkatan dari data BPS (Badan Pusat Statistik), bahwa kontribusi PDRB di sektor perikanan sangat meningkat tajam, dari yang tadinya perkebunan, perikanan, peternakan hanya 12 persen, sekarang menjadi 20 persen. Hampir menyamai sektor pertambangan, artinya, ada kemajuan di sektor perikanan," katanya.

Erzaldi juga berpesan kepada para pedagang yang akan menempati sarana-prasarana yang dibangun di atas lahan seluas 5,2 hektar itu, untuk dapat menjaga aset dan dapat menempati kios yang disediakan sejumlah 132 kios, dengan sebagaimana mestinya. Dirinya menginginkan agar fasilitas tersebut dapat dioperasionalkan sesegera mungkin.

"Jangan sampai nanti sudah selesai tapi belum dipakai, sayang nanti jadi bangunan yang tak terpakai. Makanya, saya dorong mereka untuk memakai. Semua sudah ter-cover. InsyaAllah setelah lebaran ini yang di dalam sudah pindah ke sini. Pelihara bersama-sama sarana ini, gunakan sesuai aturan dan manfaatkan sebaik-baiknya," tukas Erzaldi.(adv/*)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL