Harga Timah Amblas 2,5 Persen Dalam Sehari

Abeng    •    Senin, 09 Mei 2022 | 17:05 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, wowbabel.com  -- Tekanan terhadap harga logam dasar di pasar dunia terus beralanjut.  Pada jeda perdagangan di London metal Exchange (LME), Senin (9/5/2022). Harga timah kontrak tiga bulan jatuh ke level US$38.450 per metrik ton atau turun 2,53 persen dari harga sebelumnya US$39.340 per metrik ton.

Harga timah dunia terus melemah sejak awal Mei 2022 dengan persediaan timah LME mencapai level tertinggi 5 bulan di 3.120  metrik ton  pada 6 Mei. Sedangkan persediaan timah di Shanghai Futures Exchange (SHFE) turun selama tiga minggu berturut-turut, yakni  1,69% setiap minggu menjadi 1.740 metrik ton pada 6 Mei sebagai persediaan terendah dalam empat bulan.

Secara makro, dampak kebijakan kenaikan suku bunga oleh Fed AS dan menguatnya mata uang Dolar AS telah menekan harga timah. Dari sisi permintaan penutupan beberapa wilayah industri di China sebagai konsumen utama logam dasar mengatasi pandemi Covid-19 telah mengurangi permintaan akan logam.

Menurut penelitian Shangai Metals Market (SMM), hasil timah olahan domestik China pada April 2022 adalah 15.103 metrik ton, berkurang 0,61% dari Maret, dan minus 2,59% tahun-ke-tahun (YoY). Sedangkan  output gabungan hasil timah domestik China dari Januari - April berkurang 2,75 % (YoY). 

“Output timah olahan domestik pada bulan April tidak menyimpang dari output yang diharapkan sebelumnya. Pada bulan April, banyak tempat di China terganggu oleh pandemi, tetapi tingkat operasi peleburan arus utama pada dasarnya tetap stabil, memastikan output domestik yang stabil,” tulis SMM dan lamporannya, Senin (9/5/2022). 

Hasil produksi timah olahan dari smelter dalam negeri China pada bulan Mei tetap stabil dan cenderung meningkat karena adanya rencana peningkatan produksi dari beberapa smelter. SMM memprediksi produksi timah dalam negeri pada Mei sebesar 15.825 metrik ton. (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL