Erzaldi: Dunia Pendidikan di Bangka Belitung Harus Lihat Potensi Daerah

Dwi H Putra    •    Selasa, 10 Mei 2022 | 21:45 WIB
Lokal
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman.(ist)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Dunia pendidikan merupakan salah satu fokus Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, terkhususnya membina Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Dan diakhir masa jabatannya yang bakal selesai pada 12 Mei 2022 nanti, dirinya berharap SMA dan SMK yang ada di Babel dapat membaca potensi pembangunan kedepannya, sehingga dalam proses pembelajaran dapat mengarah kepada potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang bakal dikembangkan di daerah.

"Presiden Jokowi menyatakan 2024, timah tidak diekspor melainkan lebih banyak dikelola. Itu berarti akan banyak indrustrialisasi disini," kata Erzaldi Roesman dalam kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di Swiss-belhotel Pangkalpinang, Selasa (10/5/2022).

"Artinya dunia pendidikan kita mengarahkan para siswa untuk terbiasa dengan pekerjaan yang sifatnya indrustrialisasi," ujarnya.

Indrustrialisasi ini menurutnya bisa pengelolaan sumber daya mineral ikutan, lalu dunia teknologi digitalisasi ketika ketersediaan listrik tinggi Babel.
"Disitu usaha digital bermain, bagaimana pun kemampuan para siswa kita dibuat agar mampu mengelola dan menggunakan aplikasi teknologi digital biar lebih terdepan lagi," harap Erzaldi.

"Kemudian pengelolaan sumber daya kelautan, pertanian dan perkebunan, ini harus dibaca, jangan sampai nanti para siswa kita ini terbiasa dengan hal yang biasa-biasa saja. Kalau sifatnya biasa-biasa saja tanpa melihat kemajuan kedepan saya yakin mereka akan tertinggal," paparnya.

Erzaldi melanjutkan terciptanya sumber daya manusia yang handal dan terpakai di dunia kerja merupakan keinginannya, beberapa program unggulan melalui kebijakannya pun telah dibuat guna memajukan dunia pendidikan di Bumi Serumpun Sebalai.

Bagaimana karakter para siswa sekarang ada yang berubah, tapi yang berubah banyak itu adalah enterpreneurship. Jadi para siswa akan terbiasa menjadi orang yang berwirausaha.

"Pemprov Babel akan memberikan hibah kepada dunia pendidikan berupa Balai Teknologi Informasi Pendidikan, tujuannya bagaimana kita bisa membuat percepatan dan kemudahan bagi para guru maupun para siswa untuk mendapatkan materi-materi pembelajaran," tandas Erzaldi.

"Nah, melalui Balai Teknologi Informasi Pendidikan ini di samping para siswa kita kita dorong untuk paham dan mengenal digitalisasi, tetapi juga dari sisi pengajaran ini akan sangat efisien sekali baik waktu maupun cara dan teknik," terangnya.

Ditambahkannya melalui Balai Teknologi Informasi Pendidikan ini akan diberikan literasi juga kepada siwa dan guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Jadi dana hibah kita itu nanti akan kita sampaikan melalui program literasi guru yang sedang dikembangkan beberapa oleh pemerintah pusat, termasuk bagi guru pengawas dan kepala sekolah," pungkasnya. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL