Kakek Berusia 75 Tahun Ditemukan Sudah Tak Bernyawa di Bendungan Mentukul Toboali

Aston    •    Selasa, 10 Mei 2022 | 18:20 WIB
Lokal
Pihak keluarga dan warga saat mengevakuasi jenazah Umar Hasan (75) warga Desa Rias Kecamatan Toboali yang ditemukan meninggal dunia di Bendungan Mentukul.(as/wb)
Pihak keluarga dan warga saat mengevakuasi jenazah Umar Hasan (75) warga Desa Rias Kecamatan Toboali yang ditemukan meninggal dunia di Bendungan Mentukul.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Warga Desa Rias Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihebohkan dengan penemuan sosok mayat kakek-kakek di Bendungan Irigasi Mentukul di desa setempat, Selasa (10/5/2022) siang.

Baca Juga:Beredar Foto Mobil KONI Basel Sedang Angkut Peralatan Tambang

Kakek itu diketahui bernama Umar Hasan berusia 75 tahun yang merupakan warga desa setempat. Mayat sang kakek ditemukan berawal dari kecurigaan salah satu warga yang hendak memancing ikan.

Kemudian warga melihat ada sebuah sepeda motor yang terparkir di lokasi bendungan serta terdapat jaring ikan di atas air bendungan, namun tidak ada orang di lokasi tersebut. 

"Posisi ditemukan tenggelam dan sudah meninggal dunia. Diduga tenggelam karena tersangkut jaring," kata Kades Desa Rias, Muslim kepada awak media. 

Kapolsek Toboali, AKP Wendi Indra Yudha mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hanya saja, keluarga korban menolak jasad korban untuk dilakukan visum. 

"Pihak keluarga tidak bersedia untuk di visum. Kalau tanda-tanda kekerasan terlihat tidak ada, diduga korban meninggal dunia karena tenggelam," tukas AKP Wendi.

Ia mengungkapkan, kronologis kejadian itu berawal sekira pukul 14.00 WIB, seorang warga bernama Wawan bersama adiknya berangkat menuju Bendungan Mentukul Desa Rias dengan tujuan memancing.  Setiba di lokasi, Wawan melihat ada sepeda motor jenis PIZ R terparkir tanpa ada pengendaranya.

"Selanjutnya pada saat saksi saudara Wawan dan adiknya memancing mereka melihat ada orang di dalam air dengan posisi badan tengkurap," ungkap Wendi.

Wawan  kemudian meminta pertolongan masyarakat yang melintas di seputaran Bendungan Mentukul tersebut, setelah masyarakat banyak berdatangan ada salah satu anak korban bernama Amin Aris mengenali motor yang terparkir tersebut dan  langsung terjun ke Bendungan Mentukul untuk melakukan pertolongan terhadap korban.

"Berdasarkan keterangan anaknya ( Amin Aris--red), korban keluar dari rumah sekira pukul 12.30 WIB menuju Bendungan Mentukul untuk mencari ikan. Dan korban selama ini memiliki riwayat penyakit sesak napas dan kerjaannya sehari-hari memang sering mencari ikan dengan cara menjala di Bendungan Mentukul," tutur Wendi.

Menurut Wendi bahwa, penyebab kematian Korban karena terjatuh pada saat melempar jala ke air dengan posisi tali jala diikat di tangan kiri. 

"Lalu terbawa arus air Bendungan Mentukul yang kencang dan mengakibatkan korban meninggal dunia," tukasnya.(as/wb) 




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL