Harga Timah Terperosok ke Level 32.000 Dolar

Abeng    •    Kamis, 19 Mei 2022 | 08:08 WIB
Ekonomi
Ilustrasi. (net)
Ilustrasi. (net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com  -- Rencana Federal Reserve (Fed) untuk menaikkan suku bunga sampai inflasi terkendali membuat pasar komoditas kembali terperosok. Hampir semua harga logam dasar di London maupun Shanghai masuk zona negatif. Tak terkecuali harga timah yang terkoreksi paling tajam 3,8% pada penutupan pasar, Rabu 18 Mei 2022 malam.

Harga timah  sempat rebound sehari sebelumnya kembali terperosok ke US$32.810 per metrik ton sebagai harga terendah sejak awal tahun 2022.

" Logam dasar tidak dapat mempertahankan kenaikannya dari hari Selasa. Pasar logam tetap dalam tren turun dan reli minggu ini sebagian besar hanya bersifat jangka pendek, " kata Analis Marex Alastair Munro kepada Fastmarkets.

Ketua Fed Jerome Powell berjanji bahwa bank sentral AS akan menaikkan suku bunga setinggi yang diperlukan untuk mengatasi lonjakan inflasi yang  mengancam fondasi ekonomi AS.

Sementara itu, sentimen tetap berada di bawah tekanan dari strategi "nol-COVID" China yang telah mengganggu rebound global dalam produksi mulai dari ponsel hingga kendaraan listrik. Pembatasan dijadwalkan untuk dicabut pada 1 Juni.

"Kami khawatir harga logam kemungkinan mencapai puncaknya pada Q1 tahun ini," kata analis Julius Baer, ??Carsten Menke dikutip dari Financial Post.

"Permintaan China jangka menengah dan panjang akan berjuang untuk pulih dari penguncian ini," katanya, menambahkan bahwa dolar yang lebih kuat menekan harga logam.

Logam nonferrous Shanghai semua ditutup di zona negatif . Tembaga Shanghai turun 0,42%, aluminium turun 0,42%, timbal turun 0,94%, seng turun 1,22%, timah turun 3,91%, dan nikel turun 0,61%.

Timah SHFE 2 turun 3,91% pada 271.160 yuan per metrik ton.  Di pasar spot, pemain hulu mengutip 287.500 yuan/mt untuk timah olahan, turun 8.500 yuan/mt dari kemarin. Timah rafinasi impor berada dalam harga premium 1.000-3.000 yuan  di atas SHFE 2206, menjadi pesaing kuat atas timah domestik.  Persediaan di  waran SHFE turun 548 metrik ton menjadi 2.364 metrik ton.

China berencana menutup impor timah olahan  secara bertahap jika tren jatuhnya harga timah domestik akibat timah impor terus terjadi.  (wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL