Satu Bulan, Warga Babel Habiskan 1.000 Ekor Sapi

Dwi H Putra    •    Minggu, 22 Mei 2022 | 15:16 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan para peternak dan pengusaha sapi tidak terpaku mendatangkan sapi Madura atau dari Jawa Timur saja.

Kendati diketahui selama ini pasokan sapi di Babel, didatangkan pengusaha dan peternak dari daerah ini.

"Sapi di Babel selama ini didatangkan dari Jawa Timur, yakni jenis Sapi Madura," kata Kepala DPKP Bangka Belitung, , Edi Romdhoni kepada wowbabel.com, Kamis (19/5/2022) lalu.

"Mengingat kondisi saat ini sejumlah ternak terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dikhawatirkan stok untuk korban akan berkurang, oleh sebab itu kami berharap pengusaha dan peternak dapat memasok sapi jenis Sapi Bali atau BO, mungkin dari Lampung atau Bengkulu dan sekitarnya," ujarnya.

Edi melanjutkan kebutuhan daging sapi konsumi di Babel dalam satu hari sebanyak 35 ekor atau 1.000 ekor perbulan, sedangkan jumlah ternak di pengusaha saat ini stok mulai menipis baik di Pangkalpinang dan daerah lainnya.

"Nah, pengusaha dan peternak saat ini masih menunggu regulasi dari pemerintah daerah, bagaimana cara memasok sapi ini, regulasi ini akan segera kami keluarkan dan sosialisasikan," jelas Edi Romdhoni.

Kendati sapi dipasok dari daerah lain, pengusaha dan peternak harus melakukan karantina selama 14 hari dengan pengawasan dari petugas di lapangan, hal ini guna mengantisipasi penyebaran dan terpaparnya PMK.

Tidak itu saja, dari daerah mana datangnya, masuk tanggal berapa harus disampaikan ke petugas atau kami, supaya dikeluarkan rekomendasi terkait kesehatan sapi tersebut.

"Kekurangan untuk Idul Adha ini ada sekitar 5.000-an ekor, dari total pemotongan sebanyak 8.000-an ekor, jadi masih kurang sekali stoknya," tukas Edi.

Pihaknya juga memprediksi harga sapi kurban akan naik dibandingkan tahun sebelumnya, mengingat jumlah stok sapi tidak sebanyak seperti tahun lalu.

"Biasanya sapi kurban jenis Sapi Madura, nah kemungkinan akan banyak stok Sapi Bali atau BO, yang harganya relatif lebih mahal," terangnya.

"Harga Sapi Madura yang kisarannya Rp 20 juta hingga Rp 30-an juta, sedangkan Sapi Bali atau BO ini bisa dua kali lipat, jadi semoga dalam satu bulan ini penanganan PMK bisa terselesaikan dan stok sapi bisa kembali terpenuhi hingga menjelang Idul Adha nanti," pungkasnya. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL