Empat Ekor Sapi di Bangka Barat Masih Tertular PMK

Chairul Aprizal    •    Selasa, 24 Mei 2022 | 19:12 WIB
Lokal
Kandang sapi milik Yadi, warga Desa Belo Laut Kecamatan Muntok.(rul/wb)
Kandang sapi milik Yadi, warga Desa Belo Laut Kecamatan Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Sejauh ini kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak sapi di wilayah Kabupaten Bangka Barat tidak ada penambahan kasus PMK.

Diketahui, beberapa waktu lalu ada tujuh ekor sapi yang terkonfirmasi positif PMK di Kecamatan Kelapa.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Bangka Barat, Agung Ari Wibowo menyampaikan saat ini sudah ada tiga ekor sapi yang dinyatakan sembuh dari PKM.

"Dari tujuh sapi yang terkena PMK, tiga sudah sembuh, empat ekor sisanya sedang dalam masa penyembuhan, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini sudah menunjukkan progres bisa sembuh, "  kata Agung, saat diwawancaraI, Selasa (24/5/2022).

Kendati demikian, untuk penularan PMK sendiri diketahui bisa melalui udara namun untuk wilayah Kabupaten Bangka Barat dikatakan masih sekala kecil untuk penularan PMK tersebut.

Lebih lanjut, Agung membeberkan kandang ternak yang ada di Kabupaten Bangka Barat ini masih berjauhan sehingga dapat menghambat penularan kasus PMK tersebut.

"Sebenarnya Bangka Barat sendiri di kelilingi oleh daerah yang tertular seperti Pangkalpinang dan Bangka, Alhamdulillah karena respon dari kawan-kawan peternak yang cepat untuk membatasi diri mengambil ternak dari daerah yang tertular," katanya.

Agung juga menjelaskan untuk angka kematian hewan ternak yang disebabkan oleh PMK di Kabupaten Bangka ini sangat rendah yakni sebesar lima persen. Namun berbeda dengan angka kesakitannya sangat tinggi yaitu bisa mencapai seratus persen.

"Jadi satu kena di kandang pasti bisa menyebabkan semua sapi di satu kandang itu bisa terkena, cuma angka kematiannya kecil, dan itu biasanya terjadi pada hewan-hewan muda seperti anak sapi atau yang masih di dalam kandungan," terang Agung.

Selanjutnya, Agung mengimbau kepada seluruh para peternak dan masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka Barat jika hendak membeli hewan ternak agar dari daerah yang belum terdapat kasus terkonfirmasi positif PMK dengan tujuan menyelamatkan aset ternak yang telah ada di dalam daerah.

"Untuk membantu kami, agar jangan mengambil ternak-ternak dari daerah yang sudah tertular PMK," tukas Agung.(rul/wb) 



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL