Pengusaha Ternak di Babel Masih Bisa Impor Sapi Dari Jatim

Dwi H Putra    •    Selasa, 24 Mei 2022 | 20:37 WIB
Lokal
Ilustrasi. (dok/wb)
Ilustrasi. (dok/wb)

PANGKALANBARU, www.wowbabel.com - Kebutuhan daging sapi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini masih mengharapkan pasokan dari Provinsi Jawa Timur (Jatim), terutama Bangkalan, Madura. 

Terkait hal ini, seperti diungkapkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pengusaha atau peternak sapi di Babel masih bisa mengimpor sapi dari Jatim, sebab tidak semua daerah mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

"Jadi di Jatim itu, laporan terkait PMK ini selalu update setiap sore, sehingga pengusaha atau peternak di Babel ini bisa mengetahui hal itu melalui website resminya Dinas Peternakan kami," kata Khofifah kepada awak media usai mengikuti kegiatan Misi Dagang dan Investasi, Rabu (24/5/2022). 

Lanjutnya pemetaan daerah yang merah, kuning dan hijau terlihat di sana, apalagi daerah yang merah, kuning dan hijau ini sangat berjauhan sehingga masih ada ternak yang tidak terpapar PMK. 

"Jadi yang daerah hijau itu berarti hewannya sehat dan itu bisa di kirim, tadi saya menyampaikan tidak terpengaruh dengan wilayah kuning dan merah, misalnya Probolinggo atau Situbondo," jelas Khofifah. 

"Di Probolinggo ada pelabuhan begitu juga Situbondo, jadi jangan melewati Surabaya, harus lewat daerah lainnya," ujarnya. 

Menurutnya, sementara ini yang dari Madura jangan melewati Bangkalan, memang pelabuhan besar ada di Surabaya.

"Sementara ini kaitan dengan peternakan jadi harus dicari posisi dari titik pelabuhan mana sapi-sapi itu bisa dikirim, dengan disertai surat kesehatan dari instansi setempat," tukas Mantan Menteri Sosial ini. 

"Apabila di Madura bisa di Kalianget, seperti itu sebab pelabuhan ini juga besar dengan kedalaman yang cukup untuk pengiriman," pungkasnya. (dwi/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL