Beli TBS Tak Sesuai Aturan, Pabrik Sawit Bakal Ditegur

Dwi H Putra    •    Rabu, 25 Mei 2022 | 22:44 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kementerian Pertanian mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Produksi Pekebun, sebagai dasar mekanisme penetapan harga pembelian TBS produksi pekebun.

Oleh sebab itu, agar pelaksanaan di daerah dapat sesuai hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyusun Surat Edaran (SE) Gubernur yang ditujukan kepada bupati dan walikota tentang Penetapan Pembelian Harga Tanda Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit.

"Inti tentang penetapan pembelian harga TBS berdasarkan umur sawit itu, saya nggak hafal ya. Tapi kemarin sudah kami publis umur sekian harga sekian, paling rendah kalau nggak salah sebesar Rp 3.000 ribu/ kilogram," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Belitung, Edi Romdhoni, Rabu (25/5/2022).

Menurut Edi, harga yang telah ditetapkan itu adalah yang harus dibeli oleh pabrik kelapa sawit (PKS) kepada para petani.

"Iya itu dibeli oleh pabrik kepada petani dan sudah kesepakatan, itu tidak sepihak karena itu sudah melalui forum yang kami selenggarakan dari dulu," jelas Edi. 

Ditambahkannya apabila surat edaran itu dilayangkan, pabrik yang menjadi kewenangan Pemprov Babel akan ditegur jika tidak menjalankan isi SE tersebut. 

"Sementara untuk pabrik yang di bawah kewenangan kabupaten, maka bupati untuk menegurnya," tukas Edi. 

"Pabrik yang menjadi kewenangan provinsi ada lima, satu di Belitung empat di Bangka, karena tidak ada alasan lagi untuk membeli tidak sesuai dengan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan," pungkasnya. (dwi/wb)




BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL