Pj Gubenur Babel Bakal Legalkan Eks PT Koba Tin Jadi Kawasan Tambang

Herdian wow    •    Rabu, 25 Mei 2022 | 15:39 WIB
Lokal
Caption: Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin saat melakukan kunjungan ke lahan bekas eks koba tin, Rabu (25/5/2022). (her/wb)
Caption: Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin saat melakukan kunjungan ke lahan bekas eks koba tin, Rabu (25/5/2022). (her/wb)

KOBA, www.wowbabel.com - Pj Gubenur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin beserta rombongan Minerba dan ATR/BPN melakukan kunjungan ke kawasan Eks PT Koba Tin Marbuk, Pungguk dan Kenari. 

Kedatangan Pejabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin disambut Bupati Bangka Tengah beserta Forkopimda yang sudah berada di lokasi kawasan Marbuk, Pungguk dan Kenari, Rabu (25/05/2022).

Dalam kesempatan itu,  Pj Gubenur Ridwan Djamaluddin menyampaikan akan berencana melegalkan kawasan tersebut untuk dijadikan kawasan pertambangan dengan regulasi yang jelas.

"Saya disini bersama dengan kawan-kawan dari ATR/BPN RI untuk membuka peluang agar wilayah yang didalam RTRW Kabupaten yang dinyatakan sebagai pemukiman dapat digunakan sebagai tempat untuk peruntukan lain," ucap Ridwan Djamaluddin.

"Disini potensi timahnya masih ada dan selama ini ditambang secara tidak legal pemerintah ingin agar penambangan tersebut dilakukan secara legal sementara tata ruang nya pemukiman makanya kami mohon kepada ATR untuk membolehkan wilayah yang sekarang RTRW Kabupaten sebagai pemukiman untuk ditambang secara resmi supaya manfaat bagi negara ada dan masyarakat pun silahkan bekerja secara resmi dengan badan usaha yang ditunjuk dan nanti ada penanggung jawab lingkungannya," lanjutnya. 

Ia menambahkan, kawasan ini akan dijaga agar tidak ada lagi para penambang yang masuk secara ilegal.

"Yang jelas dalam tahun ini kita upayakan semuanya selesai mulai dari regulasi dan perubahan RTRW yang tadinya pemukiman menjadi pertambangan dan nanti akan ada perusahaan yang ditunjuk untuk melakukan penambangan secara legal," janjinya.

Diketahui wilayah Marbuk, Pungguk dan Kenari tersebut memiliki luas sekitar 258,44 Hektar dan dulunya merupakan IUP dari PT Koba Tin dimana cadangan timahnya masih sangat banyak dan ini membuat Pj Gubenur Ridwan Djamaluddin kepincut untuk melegalkannya. (her/wb)



BACA JUGA
MEDSOS WOWBABEL