Aparat Gabungan Kawal Penambangan di Laut Merbau, Ratusan Nelayan Turun ke Laut

Aston    •    Kamis, 02 Juni 2022 | 20:12 WIB
Nasional
Aparat gabungan bersiaga untuk mengamankan aktivitas penambangan di Laut Merbau, Tanjung Ketapang, Toboali.(as/wb)
Aparat gabungan bersiaga untuk mengamankan aktivitas penambangan di Laut Merbau, Tanjung Ketapang, Toboali.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Rencana aktivitas penambangan pasir timah di Perairan Laut Merbau, Kelurahan Tanjung Ketapang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan akan tetap dilaksanakan kendati mendapat penolakan. 

Aparat menggelar apel pengamanan aktivitas penambangan di Laut Merbau, Kamis (2/6/2022) petang pukul 16.00 WIB di Dermaga Jetty Sukadamai.  Terpantau terdapat ratusan aparat mengikuti apel pasukan pengamanan yang terdiri dari unsur TNI dan Polri.

Apel pasukan pengamanan itu dipimpin Kabag Binops Roops Polda Babel, AKBP Benni Saragih. Turut dihadiri Dir Samapta Polda Babel, Kombes  Fadly Muzir Ismail  SH SIK MSi, Wadir Polairud Polda Babel AKBP I Nasution, Kap PAM PT Timah, Brigjen TNI Win H, Kabid Intel PT Timah Mayor Inf Budi, Kabid PAM Laut PT Timah Mayor Purn Sahudi. 

Apel gabubang pasukan pengamanan tersebut bertujuan untuk pengamanan aktivitas penambangan pasir timah di perairan Laut Merbau menggunakan sistem ponton isap produksi (PIP) yang direncanakansebanyak 20 unit. 

Usai apel dilangsungkan, PT Timah Tbk rencananya  akan langsung melaksanakan penempatan PIP di lokasi penambangan, yang mana PIP tersebut ditarik dari perairan Sukadamai  ke perairan Laut Merbau dengan pengawalan aparat. 

Namun sayangnya Kabag Binops Roops Polda  Bangka Belitung, AKBP Benni Saragih, yang memimpin apel pasukan pengamanan tersebut enggan berkomentar kepada awak media. 

"Jangan ke saya tidak boleh, konfirmasi ke Karo Ops saja, ya," pinta AKBP Benni kepada wartawan, namun Karo Ops tidak berada di lokasi. 

Sementara mendengar kabar rencana PIP akan masuk ke wilayah Merbau, ratusan Nelayan Batu Perahu, Kelurahan Tanjung Ketapang berkumpul di pesisir Laut Batu Perahu. 

Terpantau, ratusan masyarakat nelayan berencana akan turun ke laut untuk menolak PIP masuk ke Laut Merbau. Nelayan Batu Perahu dan sekitarnya memang sudah menyatakan  menolak rencana penambangan di Laut Merbau yang akan dilaksanakan oleh mitra PT Timah,  CV Timor Ramelau milik Hercules. 

Sekitar pukul 19.40 WIB, ratusan nelayan berkumpul di pesisir Pantai Batu Perahu mulai turun ke laut.(as/wb)






MEDSOS WOWBABEL